Advertisement
Advertisement

Larang LGBT Masuk Kampus, Rektor Unand Banjir Dukungan

Susi Fatimah , Jurnalis-Minggu, 30 April 2017 |13:03 WIB
Larang LGBT Masuk Kampus, Rektor Unand Banjir Dukungan
Foto: Youtube
A
A
A

JAKARTA - Dunia pendidikan kembali dihebohkan. Kali ini Universitas Andalas (Unand) menjadi perbincangan karena melarang kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LBGT) terdaftar di kampus.

Calon mahasiswa yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 diwajibkan mengisi formulir dengan materai yang berisi salah satu poinnya yaitu bukan dari kalangan LBGT. Setelah menuai polemik, pihak kampus menghapus syarat tersebut dari website mereka.

Namun langkah Rektor Unand Tafdil Husni tersebut mendapat dukungan dari kalangan netizen. Hal itu terlihat dari adanya tagar #DukungUnandTolakLGBT di Instagram.

Salah satu netizen @ryanndriseptia menilai, LGBT merupakan penyakit dan penyimpangan seks. Hal yang diungkapkan @yusuffikrier yang mengatakan hanya orang gila saja yang mendukung LGBT.

Sementara itu, netizen yang juga alumni Unand @eka_hse_zk angkat suara. "Saya alumni Unand menolak perusak moral pelajar," tuturnya.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement