MEDAN - Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengingatkan kepada pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) agar menghindari pengaruh narkoba, karena dapat merusak moral dan mental generasi muda harapan bangsa.
Hal tersebut dikatakan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada pertemuannya dengan sejumlah pelajar SMA di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Rabu (2/11/2016).
Pada acara yang cukup meriah itu, Iriana menjelaskan kepada para pelajar SMA tentang bahaya narkoba, karena dapat menghancurkan masa depan dan cita-cita yang didambakan selama ini.
"Narkoba tersebut harus tetap dijauhi dan jangan sampai disentuh pelajar SLTA, karena hal ini merugikan bagi remaja," kata Iriana didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla.
Ia juga merasa senang dan bahagia dengan adanya pernyataan beberapa pelajar SLTA yang berjanji tidak akan menggunakan atau mencoba narkoba yang sangat berbahaya dan merusak kesehatan.
"Saya bangga dengan pernyataan yang diberikan pelajar SMA, bahwa mereka tidak akan terkena narkoba dan tetap belajar dengan rajin," ucapnya disambut tepukan meriah para pelajar di auditorium tersebut.
Ia juga memanggil beberapa orang pelajar putra-putri SMA untuk tampil ke depan agar memberikan tanggapan mereka tentang bahaya narkoba tersebut.
Aliya (17), salah seorang pelajar putri menyebutkan, sebagai generasi muda tetap mengutamakan belajar dan menimba ilmu dan mengesampingkan narkoba. Narkoba tersebut, menurut dia, tidak hanya membuat malas belajar, tetapi juga akan menghancurkan mental para pelajar.
"Jadi, apapun bentuknya narkoba tersebut, harus dihindari dan jangan sampai disentuh," ujarnya.
Sementara itu, pelajar lain Rudi Bangun (18) mengaku tidak ingin mengenal dan terpengaruh dengan narkoba tersebut. "Saya tetap bertekad, narkoba no, prestasi yes," katanya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik