Advertisement
Advertisement

Peserta Difabel Optimistis Jalani SBMPTN 2016

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Selasa, 31 Mei 2016 |14:31 WIB
Peserta Difabel Optimistis Jalani SBMPTN 2016
Meski berkebutuhan khusus, Muhammad Latief Rais semangat mengikuti SBMPTN 2016. (Foto: Iradhatie W/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menjadi peserta berkebutuhan khusus tak membuat Muhammad Latief Rais putus asa dalam menggapai mimpinya. Dengan didampingi sang ibu, Tumpuk Susmiati, siswa penyandang tunanetra itu semangat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

UNJ sendiri merupakan lokasi satu-satunya lokasi ujian di Panlok 30 atau wilayah DKI Jakarta yang memfasilitasi peserta disabilitas dalam SBMPTN 2016. Mendekati pukul 10.00 WIB, Latief bersiap untuk mengikuti ujian kelompok Soshum.

"Saya pilih kesejahteraan sosial dan komunikasi UI. Di pilihan ketika bimbingan konseling UNJ," ujarnya di kampus UNJ, Selasa (31/5/2016).

Dia menjelaskan, alasan berminat mengambil kesejahteraan sosial lantaran kelak ingin bekerja di lembanga sosial. Sebab, cowok berusia 20 tahun ini merasa perlu berbagi dengan para penyandang disabilitas lainnya.

"Saya juga ingin memperjuangkan nasib para anak-anak disabilitas lainnya," ucapnya.

Persiapan Latief dalam mengikuti SBMPTN 2016 sendiri yakni dengan belajar dan berdoa. Sebelumnya, alumnus salah satu SMA di Palembang itu mengikuti SNMPTN 2016 namun tidak lolos. Setelah pindah ke Ibu Kota sejak 2014, kini dia memberanikan diri mengikuti SBMPTN.

Sedangkan menurut sang ibu, beberapa bulan ini putranya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyiapkan SBMPTN 2016. "Saya merasa bangga di tengah keterbatasannya dia mau belajar dengan giat. Apalagi dulu waktu SMA sebenarnya Latief siswa IPA. Sehingga dia harus belajar IPS beberapa waktu ini," tuturnya.

Tumpuk juga turut mengapresiasi panitia SBMPTN 2016 yang memberikan kesempatan dan fasilitas kepada peserta disabilitas untuk bisa turut berjuang masuk kampus negeri. Dia pun optimis anaknya bisa lulus di universitas dan jurusan pilihannya.

"Selama ini dia belajar di mitra netra, buku-buku dipinjam dari sana. Sebagai orangtua, saya hanya bisa mengirim doa untuk kesuksesannya, termasuk dalam SBMPTN 2016," pungkasnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement