Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak Transparan, SNMPTN 2016 Dipetisi

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Senin, 07 Maret 2016 |19:44 WIB
Tidak Transparan, SNMPTN 2016 Dipetisi
Tampilan petisi yang dibuat Angkatan 2016 tentang SNMPTN 2016. (foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dipetisi masyarakat. Mereka menganggap seleksi masuk undangan bagi siswa berprestasi ini tidak transparan. Melalui platform petisi berpengguna 70 juta orang Change.org, pemetisi yang menamakan dirinya Angkatan 2016 meminta pemerintah untuk menyelamatkan calon mahasiswa dari proses seleksi yang tidak transparan.

Petisi dengan judul "Muhammad Nasir Selamatkan Angkatan 2016 dari Kesalahan Sistem SNMPTN" menyebutkan, banyak siswa yang sebenarnya layak mengikuti seleksi namun digagalkan. Padahal mereka menilai mempunyai nilai tertinggi dan layak ikut seleksi. Mereka mempertanyakan soal transparansi karena lebih banyak siswa yang nilainya lebih rendah daripada mereka namun diloloskan.

Petisi dari Angkatan 2016 tersebut hingga Senin (7/3/2016) pukul 17.00 WIB sudah ditandatangani 2.216 pendukung. Menurut mereka, tidak akan maju suatu bangsa jika potensi di dalam negeri diabaikan dan tidak diberi kesempatan untuk maju. Angkatan 2016 menilai, banyak siswa yang sebenarnya layak mengikuti seleksi namun langkahnya untuk menggapai mimpi harus terhenti karena alasan yang masih tidak diketahui.

Selain petisi dari Angkatan 2016, akun dengan nama Bintang Lazuardi juga menolak pembatasan kuota SNMPTN berdasarkan akreditasi. Pembatasan kuota ini menjadi bentuk diskriminasi baru karena membatasi kesempatan seseorang untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri melalui SNMPTN.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement