Advertisement
Advertisement

Catat Materi Ujian SBMPTN 2016!

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Senin, 18 Januari 2016 |11:04 WIB
Catat Materi Ujian SBMPTN 2016!
Ilustrasi: suasana ujian tulis SBMPTN. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Selain mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional (UN), pelajar kelas XII juga mulai bersiap menjalani Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ujian tulis ini juga bisa diikuti lulusan 2014 dan 2015.

Kelompok ujian SBMPTN 2016 terbagi menjadi tiga yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum) dan Campuran. Peserta semua kelompok ujian akan mengerjakan soal-soal tes kemampuan potensi akademik (TKPA) dan tes kemampuan dasar (TKD) sesuai bidang ujian.

Peserta ujian Saintek pada SBMPTN 2016 akan mengerjakan TKD Saintek, dan peserta ujian Soshum mengerjakan TKD Soshum. Sedangkan peserta kelompok Ujian Campuran harus menyelesaikan TKD Saintek dan TKD Soshum.

TKD Saintek sendiri terdiri dari mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Sedangkan TKD Soshum terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Selain ujian tulis, peserta SBMPTN 2016 yang memilih program studi (prodi) seni dan olahraga juga harus menjalani ujian keterampilan. Pemilih prodi seni akan dites tentang pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni terkait. Sementara itu pemilih prodi Ilmu Keolahragaan akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes keterampilan motorik.

Tidak semua kampus menyelenggarakan ujian keterampilan ini. Peserta SBMPTN 2016 dapat mengikuti ujian keterampilan di perguruan tinggi negeri (PTN) terdekat yang memiliki program studi sesuai dengan pilihan mereka. Daftar PTN penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement