Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, Narkoba Marak Masuk Kampus!

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Senin, 23 November 2015 |08:03 WIB
Waspada, Narkoba Marak Masuk Kampus!
Foto: dok. Okezone
A
A
A

DEPOK – Pengaruh narkoba tidak pandang bulu. Bahkan, peredaran zat terlarang itu sudah masuk ke institusi pendidikan seperti perguruan tinggi.

Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Bachtiar Tambunan mengatakan, pada 2014, hasil Pusdikes UI dengan BNN 2014 menyebutkan penyalahguna narkoba mencapai empat juta jiwa dengan prevalensi 2,18 persen. Rata-rata penggunanya berada dalam kelompok usia produktif yaitu 10-59 tahun.

"Bahaya narkoba sudah masuk dunia pendidikan, salah satunya kampus. Kami terus menggandeng perguruan tinggi untuk mencegah bahaya peredaran narkoba tersebut. Tak hanya mahasiswa, dosen juga dapat menjadi target kejahatan zat adiktif ini," kata Bachtiar.

Salah satu contohnya, kerjasama BNN dengan Universitas Pancasila dengan mewajibkan mahasiswa baru menjalani tes urine. Bachtiar pun mendorong kampus lain mengikuti program tersebut.

"Bahkan jika perlu, dosen juga menjalani tes yang sama," imbuhnya.

Bachtiar memaparkan, sesuai data BNN, pada 2014 persentase kampus menjadi pintu masuk baru pengaruh narkoba mencapai 27 persen. Hal ini terjadi akibat belum tersusunnya kurikulum yang baik tentang bahaya narkoba.

"Penyalahguna mencari cara bisa memengaruhi teman-temannya di kampus. Makin lama jumlahnya makin meningkat. Kita harus siap mencegah, memberantas dan merehabilitasi pengguna dalam menekan peredaran gelap narkoba," tuturnya.

Salah satu tekad keras BNN memberantas pengedar narkoba adalah dengan menyebar buaya di sebuah pulau untuk mengelilingi para pengedar agar jera. "Kita ketahui peredaran gelap narkoba, masih banyak dari penjara. Mereka terlibat pengedar bandar dari balik penjara. Dengan adanya buaya, kita harap rantai komunikasi mereka bisa diputus," ungkapnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement