Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harapan Rektor Unand untuk Penerusnya

Antara , Jurnalis-Sabtu, 21 November 2015 |11:32 WIB
Harapan Rektor Unand untuk Penerusnya
Rektor Unand Prof. Werry Darta Taifur. (Foto: dok. Unand)
A
A
A

PADANG - Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Werry Darta Taifur akan segera meletakkan jabatannya. Di penghujung kepemimpinannya, dia pun memiliki harapan khusus untuk penerusnya.

Werry berharap, penerusnya tetap melanjutkan pembangunan kampus tersebut terutama yang masih dalam proses. "Tidak perlu banyak mengubah lagi bangunan di kampus karena sudah ada masterplan atau rancangan bakunya. Tinggal saja memoles dan menambah sarana yang dirasa masih kurang," kata Werry di Padang, Sabtu (21/11/2015).

Dia menyebutkan, sejak 2011 telah puluhan bangunan dan akses jalan dibangun semasa jabatannya menjadi rektor. Beberapa bangunan, kata Werry, dapat mengubah identitas Unand serta menjadi sarana pendukung lahirnya berbagai prestasi. Di antaranya, renovasi dan pembangunan gedung Convention Hall, Perpustakaan, Gedung Pusat Bahasa, Gedung Fakultas Teknik, Gedung perkuliahan G, H, I dan Gedung Farmasi. Selain itu beberapa bangunan lahir atas inisiatif civitas akademika lainnya semisal Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu atau kolam pembibitan.

Dalam hal ini, imbuh Werry, rektor berikutnya perlu menjaga kelestarian berbagai fasilitas kampus. Jika perlu, memoles dan menambah beberapa sarana. Sebagai contoh membuat koridor yang menghubungkan gedung perkuliahan dengan kantor jurusan. Sehingga apabila terjadi hujan, proses pembelajaran dan kegiatan akademik lainnya tidak terganggu.

"Saat ini ada beberapa proyek pembangunan yang masih dalam pengerjaan. Diharapkan rektor berikutnya tidak terlalu mengusiknya justru lebih pada pengawalan dan pengawasan hingga selesai," katanya.

Beberapa pembangunan yang masih dalam tahap pengerjaan antara lain rumah sakit pendidikan, masjid, asrama mahasiswa, parkir dan koridor auditorium, jalan alternatif, Gedung Teknik dan rencana pembangunan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesemua proyek tersebut telah masuk dalam anggaran dan telah memiliki rancangan yang baku sehingga tinggal menunggu pembangunannya selesai. Menurut Werry, bila hal ini diusik lagi atau dirubah dapat merugikan Unand terutama dalam hal kepercayaan investor.

"Paling penting di antara bangunan tersebut yakni menjaga ketetapan akses jalan kampus yang saat ini telah terhubung antara jalan utama dengan jalur lingkar selatan," katanya.

Hal ini penting karena selama jabatannya pembangunan jalur kampus tersebut dapat menekan tingkat kecelakaan dan perpecahan antarfakultas sebagaimana sebelum 2011. Selain itu akses jalan tersebut memudahkan mobilitas civitas akademika yang saat ini intensitasnya tergolong tinggi.

Sementara itu salah satu warga masyarakat yang tinggal di sekitar kampus Delli mengakui adanya pembukaan akses jalur Unand tersebut ikut berimbas kepada masyarakat. Sebagai contoh, katanya, semenjak dibukanya jalur kampus-Banda Buek kegiatan masyarakat dalam jual beli pada pasarnya menjadi lebih mudah dengan waktu yang lebih singkat. Menurutnya, program ini menjadi keberhasilan rektor Werry yang tidak hanya memikirkan kampus namun juga masyarakat sekitar.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement