Bagi pengajar di MTS Al-Muthtariah, Ruba Nurzaman, di usia 70 tahun, Republik Indonesia seperti tersesat dalam mencari pendidikan ideal bagi anak bangsa. "Salah satu indikatornya, pergantian kurikulum menjadikan pendidikan Indonesia seolah tidak punya haluan," ujarnya kepada Okezone, belum lama ini.
Ruba berharap, pendidikan Tanah Air tidak lagi tertinggal. Dia mencontohkan, dulu banyak pelajar Malaysia berguru ke Indonesia, kini yang terjadi sebaliknya.
"Kemerdekaan juga bermakna semua anak Indonesia bisa meraih pendidikan untuk menjadikan kehidupan negara lebih baik," imbuhnya.
Asa lainnya, ujar Ruba, pemerintah segera membenahi manajemen pendidikan dari Sabang sampai Merauke. Dengan begitu, pemerataan guru akan lebih terjamin, baik kuantitas maupun kualitasnya.