JAKARTA - Pernahkah mendengar penyakit mata katarak? Kondisi ini jika tidak segera ditangani bisa memicu kebutaan lho! Para ahli spesialis mata memberikan edukasi terkait hal ini.
"Kami berupaya memberikan layanan yang terbaik untuk para peserta mulai dari proses skrining, tindakan operasi hingga perawatan pasca operasi, kata Dr. dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), MPH, Direktur Utama RSUI dalam keterangan resmi kepada Okezone, Sabtu (30/9/2023).
Sekertaris Perdami (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata) Jakarta, dr. Astrianda Nadya Suryono,Sp.M(K) menuturkan bahwa angka kebutaan di Indonesia tergolong tinggi. Menurut hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) th 2016-2016 angka kebutaan kita yaitu 3% dari seluruh populasi, dan merupakan salah satu yang tertinggi khususnya di negara-negara di Asia Pasifik.
BACA JUGA:
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan tersebut yang mencakup lebih dari separuh. Ada 1.9% dari penduduk Indonesia yang berusia di atas 50 tahun.
"Oleh sebab itu, Perdami Jaya masih berupaya untuk membantu menurunkan angka ini, dengan terus melakukan bakti sosial operasi katarak di seluruh Indonesia untuk membantu penderita katarak yang kurang mampu di pelosok negeri," tutur dr. Astrianda.
Laman Kementerian Kesehatan menyebutkan penyebab utama kebutaan di Indonesia adalah katarak sebesar 81,2%. Katarak adalah suatu kondisi dimana lensa mata mengalami kekeruhan sehingga menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan.
(Marieska Harya Virdhani)