Dampak Pemanasan Global, Jumlah Populasi Ikan Besar di Lautan Anjlok

Salsabila Fitrandasyifa, Jurnalis
Senin 11 September 2023 22:10 WIB
Dampak pemanasan global berpengaruh pada populasi ikan (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA Pemanasan global mengubah ekosistem laut secara dramatis. Penyebab utama pemanasan global adalah peningkatan emisi gas rumah kaca, yang mengakibatkan suhu permukaan laut yang lebih tinggi, perubahan pola arus laut, dan asam laut yang lebih tinggi. Dampak dari pemanasan global ini semakin terasa di lautan, di mana ikan-ikan menjadi salah satu kelompok yang sangat terpengaruh.

Dilansir dari Sciencetimes.com, Senin (9/11/2023) menurut penelitian, contoh utama kasus ini diamati pada ikan tertentu di Atlantik Utara, ikan skate berduri, yang rata-rata menyusut secara signifikan sejak tahun 1960. Inês Martins, penulis utama penelitian dan peneliti makroekologi dari University of York, menjelaskan bahwa di daerah tertentu, individu ikan skate fish berduri yang berukuran kecil terlihat, sementara spesies ikan dengan tubuh yang lebih kecil, seperti mackerel, tumbuh di daerah tersebut.

Hal tersebut terlihat pada beberapa spesies dari 4.292 spesies yang diamati dalam penelitian tersebut, seperti pada ikan, invertebrata, dan tumbuhan. Martins menambahkan bahwa data mereka lebih rendah jika dibandingkan dengan organisme lain, dan mereka tidak melihat adanya perubahan signifikan pada rata-ratanya.

Spesies ikan kecil lainnya mengalami peningkatan populasi. Hal ini umumnya mengikuti aturan dasar suatu ekosistem terhadap jumlah biomassa yang konstan, dengan makhluk yang lebih besar digantikan oleh makhluk yang lebih kecil dalam jumlah yang lebih banyak. Dornelas menambahkan bahwa sangat penting untuk mengeksplorasi dan mengenali kompleksitas ini untuk memahami mekanisme yang mendasari perubahan ukuran tubuh seiring berjalannya waktu.

Pemanasan Global Jadi Pemicunya

Meskipun mekanisme dan alasan pasti di balik pola ini belum jelas, para ilmuwan berpendapat bahwa pemanasan global di laut dan penangkapan ikan berlebihan mungkin menjadi penyebabnya. Temuan-temuan ini sangat penting untuk memahami bagaimana perubahan iklim di seluruh dunia akan berdampak pada berbagai spesies dan bagaimana dampaknya terhadap berbagai ekosistem. Belum lagi, hilangnya ikan-ikan besar di lautan juga dapat berdampak pada industri perikanan.

Profesor keanekaragaman hayati dan geodiversitas Franziska Schrodt, salah satu penulis penelitian dari Universitas Nottingham, menjelaskan bahwa penelitian ini menekankan pentingnya memperhitungkan perubahan karakteristik spesies pada skala individu dan seterusnya. Penting untuk memahami bagaimana pengaruh manusia dan perubahan lingkungan secara global mempengaruhi keanekaragaman hayati.

(Marieska Harya Virdhani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya