Kenali Pola-Pola Interaksi Sosial, Ini Bentuknya!

Rina Anggraeni, Jurnalis
Senin 09 Mei 2022 15:28 WIB
Pola-Pola Interaksi Sosial (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA- Berbagai Pola-pola interaksi sosial yang sering terjadi saat melakukan proses komunikasi dengan seseorang. Adapun, manusia merupakan makhluk sosial yang sering melakukan interaksi dengan manusia lainnya.

Hakikat dari interaksi terletak pada kesadaran mengarahkan tindakan dan keinginan pada orang lain. Harus ada orientasi yang bersifat timbal balik di antara pihak-pihak yang bersangkutan tanpa menghiraukan isi dari perbuatannya, seperti suka atau tidak suka, sama atau tidak sama tujuannya, dan sebagainya.

Untuk itu, pola interaksi sosial adalah proses jalinan interaksi yang terjadi di antara individu dan individu, individu dan kelompok, atau kelompok dan kelompok yang bersifat dinamis dan memiliki pola tertentu. Jika interaksi sosial tersebut di ulang menurut pola yang sama serta bertahan untuk jangka waktu yang lama, maka akan terwujud hubungan sosial yang relatif mapan.

Berikut pola-pola interaksi sosial dan ciri-cirinya yang dirangkum okezone:

1. Dilihat dari Kedudukan Sosial

Timbulnya interaksi sosial merupakan bentuk naluri manusia yang telah ada sejak lahir dan membutuhkan pergaulan dengan sesamanya (gregariousness). Naluri ini merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya yang dilihat dari berdasarkan kedudukannya

Contohnya, seorang guru yang berhubungan dengan muridnya harus mencermin kan perilaku seorang guru. Sebaliknya, siswa harus menaati gurunya.

2. Melakukan Penyesuaian

Pola interaksi sosial juga menciptakan penyesuaian. Ini merupakan suatu kegiatan yang terus berlanjut dan berakhir pada suatu titik yang merupakan hasil dari kegiatan tadi. Contohnya, dari adanya interaksi, seseorang melakukan penyesuaian, pembauran, terjalin kerja sama, adanya per-saingan, muncul suatu pertentangan, dan seterusnya.

3.  Mengandung Dinamika

Dalam proses interaksi sosial terdapat berbagai keadaan nilai sosial yang diproses, baik yang mengarah pada kesempurnaan maupun kehancuran. Contohnya, penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat dapat menciptakan keteraturan sosial.

4. Tidak Kenal Waktu

Pola-pola interaksi sosial yakni tidak mengenal waktu, tempat, dan keadaan tertentu. Berarti interaksi sosial dapat terjadi kapan dan di manapun, dan dapat berakibat positif atau negatif terhadap kehidupan masyarakat. Contohnya, sebuah sekolah yang terkenal memiliki disiplin dan tata tertib yang ketat dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, pada suatu ketika menjadi tercemar karena ada siswanya yang melakukan tindakan amoral.(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya