JAKARTA - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) menggelar Seminar Joint International Maritime Security dengan Enhancing Security Cooperation In And With Asia (ESIWA) yang dilakukan secara daring dan luring.
BACA JUGA: Rektor Unhan Laksdya Amarulla Octavian Terima Bintang Kehormatan dari Prancis
Seminar dua hari yang bertema “European Union And Indonesia Perspective On Maritime Security” itu dibuka oleh Dekan Fakultas Keamanan Unhan Marsda TNI Dr. Syamsunasir. Seminar dinagi menjadi dua sesi dengan menghadirkan narasumber Laksamana TNI (Purn.) Dr. Desi Albert Mamahit yang membahas tentang "Indonesian Strategic Approaches To Maritme Security” dan Mr. Geovani Cremonini bersama Dr. Ir. Rudiyanto.
Seminar ini diikuti oleh seluruh pejabat eselon satu/dua dan tiga Unhan, Pejabat Kemhan, Mabes TNI, para dosen, dan Mahasiswa S-2,serta beberapa perwakilan duta besar negara asing di Indonesia.
Keamanan maritim merupakan isu yang terus menerus menarik perhatian dan menjadi tantangan baru dalam domain maritim. Isu ini membutuhkan tindakan nyata untuk mengatasinya.
BACA JUGA: SDM Pertahanan Negara Disiapkan Melalui Universitas Pertahanan
Seminar ini akan membangun kerja sama dengan melibatkan Uni Eropa-ESIWA dan membantu kawasan Asia memperkuat kemampuannya dalam mengatasi masalah keamanan maritim tradisional dan non tradisional, terutama di Indonesia.
Diharapkan dengan dilaksanakannya seminar ini seluruh peserta akan mendapatkan ilmu yang dapat dijadikan acuan untuk memecahkan masalah keamanan maritim/ baik secara akademis maupun secara praktis.
(Rahman Asmardika)