BANJARMASIN - Belasan siswa dari tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Banjarmasin, dinyatakan positif terpapar Covid-19. Akibatnya, tiga SMP itu terpaksa menghentikan pembelajaran tatap muka atau PTM untuk sementara waktu.
SMP Negeri 1 Banjarmasin salah satu dari tiga sekolah, yang menghentikan PTM sejak Senin ini. Penyebabnya, sebanyak 13 siswa di sekolah ini terpapar Covid-19.
Akibatnya, PTM di sekolah ini dihentikan sementara waktu. Sekolah kemudian mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ.
Bersamaan dengan dihentikannya PTM, ruangan di sekolah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan.
Belasan siswa yang dinyatakan positif tersebut, berdasarkan tracing yang hasilnya diketahui Sabtu lalu.
Sebanyak 12 siswa positif tanpa gejala. Sedangkan satu siswa yang positif lebih dulu, bergejala dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, mengungkapkan Selain SMP Negeri 1, dua SMP lainnya juga melaporkan ada siswa mereka yang terpapar covid-19// yakni SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 19 Banjarmasin.
"Penghentian PTM sementara tiga sekolah itu, diberlakukan selama sepekan. Nantinya akan dilakukan evaluasi, apakah lanjut PJJ atau kembali digelar PTM," jelas Totok.
(Khafid Mardiyansyah)