JAKARTA - 1 April 2019, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) akan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Menurut jadwal, UNBK berlangsung mulai 1 April, 2 April, 4 April dan 8 April.
Untuk 1 April dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, kemudian 2 April dengan mata pelajaran Matematika, 4 April dengan mata pelajaran Bahasa Inggris dan 8 April dengan satu mata pelajaran jurusan yang diujikan.
Baca Juga: Sidak UNBK SMK, Mendikbud Temui Masih Ada Ujian 'Jadul'
Biasanya, sebelum UNBK, pelajar diberikan kisi-kisi UN. Kisi-kisi UN diharapkan bisa memudahkan pelajar dalam mengejarkan soal ujian. Tapi nyatanya, kisi-kisi UN bukan contoh soal.
Lalu apa kisi-kisi UN?
Melansir instagram Kemendikbud @kemdikbud.ri, Jakarta, Kamis (28/3/2019), kisi-kisi UN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal UN yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan, standar isi dan kurikulum yang berlaku.
Baca Juga: Siswa Siswi di Cirebon Gunakan Modem untuk UNBK
Komposisi soal berdasarkan level kognitif dibagi 3
10%-15% untuk penalaran higher order thinking skills (HOTS)
50%-60% untuk aplikasi
25%-30% untuk pengetahuan dan pemahaman.
(Rani Hardjanti)