Seleksi SBMPTN di Makassar Diwarnai Mati Lampu hingga Pengawas yang Bolos

Prayudha, Jurnalis
Selasa 08 Mei 2018 14:31 WIB
Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu Tinjau SBMPTN di Kota Makassar (foto: Prayudha/Okezone)
Share :

MAKASSAR - Penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kota Makassar, masih saja mengalami persoalan di dalamnya. Mulai dari lampu yang mati hingga pengawas ujian yang tidak hadir menjalankan tugasnya pada seleksi hari pertama tes potensi akademik, Selasa (8/5/2018).

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu yang melakukan pemantauan di tiga titik mengungkapkan rasa kekecewaannya setelah memantau ruangan yang digunakan para peserta SBMPTN. Titik tersebut disebarkan lansung di luar lokasi kampus yakni, SDN Sudirman, Jalan Sudirman, SMK Negeri 4 Jalan Bandang dan SMA Negeri 4 Jalan Cakalang.

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu Tinjau SBMPTN di Makassar (foto: Prayudha/Okezone)

(Baca Juga: Menristekdikti Tidak Menoleransi Adanya Kecurangan SBMPTN 2018)

"Saya harap kekurangan dalam peninjauan kali ini dijadikan pembelajaran untuk dijadikan evaluasi ke depannya. Meski adanya kekurangan kita tetap akan melakukan perhatian khusus. Dan akan tetap kita evaluasi," kata Dwia sesaat melakukan pemantauan SBMPTN 2018.

Jumlah pendaftar yang mengikuti seleksi SBMPTN terdiri dari 51.800 peserta yang akan memperebutkan 28.460 bangku yang telah disiapkan Unhas.

Menurut Dwia, dalam sistem perekrutan mahasiswa baru juga akan berlangsung selama kurang lebih dua hari terakhir ini. "Seleksi akan dilakukan dalam waktu dua hari. Mulai dari tes potensi akademik dan jasmani,"singkatnya.

Sementara, Wakil Ketua Panlok 82 Ishak Rahman memberkan, akan adanya kekurangan fasilitas lampu dan berberapa panitia yang sempat bolos dalam kegiatan pengawasan. Namun, dengan tidak hadirnya beberapa panitia, tidak membuat pengawasan terhadap para peserta mengalami masalah.

"Ada beberapa pengawas yang tidak hadir, akan tetapi kita sudah menyiapkan pengawas cadangan,"tegas Ishak.

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu Tinjau SBMPTN di Makassar (foto: Prayudha/Okezone)

(Baca Juga: Muntah saat Ujian, Peserta Ini Harus Ikuti SBMPTN di Luar Ruangan)

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 860.001 peserta mengikuti seleksi SBMPTN serentak di 85 perguruan tinggi negeri terdiri atas Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta dan 833.820 peserta Ujian Tertulis Berbasis Cetak (UTBC).

SBMPTN tahun ini juga diikuti 1.078 orang peserta dari Paket C dan 365 peserta disabilitas yang terdiri atas 122 peserta tuna rungu, 107 tuna netra, 43 tuna wicara dan 93 peserta tuna daksa.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya