Sekolah Makin Jujur di UN SMP 2016

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis
Jum'at 10 Juni 2016 15:04 WIB
Mendikbud Anies Baswedan dalam konferensi pers Hasil Ujian Nasional 2016 jenjang SMP. (Foto: Iradhatie W/Okezone)
Share :

JAKARTA - Hasil ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) mengalami peningkatan dalam hal indeks integritas ujian nasional (IIUN) dibandingkan dengan 2015. Tahun ini, ada 72 persen sekolah mengalami peningkatan nilai IIUN.

"Tahun ini sekolah mengalami peningkatan indeks integritas. Ada 21,16 persen sekolah yang IIUN dan nilai UN naik. Kemudian 50,96 persen IIUN meningkat, tetapi nilai UN menjadi terkoreksi. Jadi yang ada di kuadran satu dan dua ini total ada 72 persen," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan dalam konferensi pers hasil UN di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Sedangkan sekolah yang masih berada di kuadran tiga atau nilai IIUN dan nilai UN turun 13,61 persen. Adapun sekolah yang mengalami penurunan IIUN namun nilai UN-nya meningkat sebesar atau berada di kuadran empat sebanyak 14,27 persen.

"Yang kuadran tiga dan empat inilah yang masih menjadi pekerjaan rumah. Tetapi 72 persen ini sangat baik. SMP lebih cepat berubah dan meningkat dalam hal kejujuran dalam UN," sebutnya.

Dengan indeks integritas, imbuh Anies, nilai UN SMP 2016 lebih terkoreksi. Pasalnya, sekolah yang tahun lalu UN berbasis kertas pensil atau dan tahun ini menjadi UN berbasis komputer makin terlihat korelasi kejujurannya.

"Sekolah yang sudah jujur pada 2015, makin terlihat pada 2016. Kalau integritasya rendah, gap nilai tinggi. Kalau integritas tinggi gap jadi rendah," tuturnya.

Tahun ini terdapat 4.372.872 siswa dan 60.067 satuan pendidikan mengikuti UN SMP. Untuk UNKP sendiri terdapat 4.216.552 siswa, sedangkan UNBK ada 156.320 siswa. Sedangkan pengumuman hasil UN tingkat SMP akan dilakukan besok, yakni 11 Juni 2016.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya