Cerita Mahasiswa Dampingi Peserta Difabel SBMPTN 2016

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis
Rabu 01 Juni 2016 08:39 WIB
Ilustrasi: suasana ujian tulis SBMPTN bagi peserta berkebutuhan khusus. (Foto: dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi satu-satunya kampus di panlok 30 DKI Jakarta yang menyelenggarakan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 untuk peserta difabel. Di sana, terdapat 11 peserta difabel yang selama pelaksanaan ujian SBMPTN 2016 ditemani oleh masing-masing dua pendamping dari mahasiswa UNJ.

Mahasiswa yang dipilih sebagai pendamping peserta SBMPTN 2016 ternyata tidak sembarangan. Sebab, mereka merupakan para mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Luar Biasa.

"Satu orang bertugas membacakan soal ujian SBMPTN 2016 dan satu orang lagi bertugas mengisikan jawaban pada LJK dengan cara menghitamkan," terang salah satu pendamping bernama Arsi kepada Okezone.

Arsi menjelaskan, untuk menjadi pendamping peserta difabel SBMPTN 2016, terdapat beberapa hal yang wajib dipenuhi. Misalnya, orang yang dipilih mendampingi siswa tunarungu harus mahasiswa yang mahir menggunakan bahasa isyarat. Hal ini supaya para peserta tidak kesulitan dalam menangkap maksud pada soal.

"Karena mendampingi mereka bukan untuk membantu saja, tetapi memenuhi hak dan kebutuhannya," tutur mahasiswi semeseter delapan itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya