JAKARTA - Memilih program studi (prodi) ilmu seni dan keolahragaan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 bukan berarti bisa santai-santai. Sebaliknya, para peserta harus bersiap mengikuti dua tes sekaligus, yakni ujian tertulis pada 31 Mei dan ujian keterampilan pada 1 dan/atau 2 Juni. Lantas, bagaimana bentuk materi pada ujian keterampilan SBMPTN 2016?
Disitat melalui laman SBMPTN 2016, pemilih jurusan seni rupa akan mengikuti tes menggambar, mencakup gambar suasana atau ekspresi. Selanjutnya untuk para peserta seni tari akan menjalani tes tari bentuk, tes improvisasi, dan imitasi gerak.
Sedangkan peserta SBMPTN 2016 yang memilih program studi (prodi) seni musik akan mengikuti ujian berupa tes musikalitas dan tes praktik instrumen. Sementara peserta jurusan seni drama menjalani tes praktik monolog dan tes kreativitas. Adapun masing-masing peserta dari keempat cabang ilmu seni tersebut sama-sama mengerjakan tes pengetahuan dan wawasan seni.
Sama halnya dengan ilmu seni, para peserta SBMPTN 2016 pada bidang keolahragaan juga akan menjalani serangkaian tes. Pertama, yakni pemeriksaan kesehatan yang terdiri atas pengukuran antropometri (tinggi badan berdiri, tinggi badan duduk, berat badan, indeks massa tubuh/BMI), pemeriksaan postur dan anggota gerak (tangan dan kaki), pemeriksaan jantung, pemeriksaan fungsi pernapasan, dan pemeriksaan indera.
Tes kedua pada ujian keterampilan SBMPTN 2016 adalah mengenai keterampilan motorik dengan cara vertical jump satu menit, sit-up satu menit, dan push-up satu menit. Kemudian peserta juga akan mengikuti tes kelincahan (illinois agility run test) berupa koordinasi mata tangan 30 detik, dan lari 1.600 meter.
Selain mengikuti rangkaian ujian keterampilan SBMPTN 2016, para peserta juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Proses tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di tempat layanan kesehatan resmi se-Indonesia sejak dua hari sebelum sampai dengan hari pelaksanaan ujian ketrampilan.
Formulir pemeriksaan kesehatan dapat diunduh di laman SBMPTN 2016. Hasil pemeriksaan kesehatan yang telah ditandatangani oleh tenaga kesehatan kemudian wajib dibawa pada hari pelaksanaan ujian keterampilan SBMPTN 2016 untuk diserahkan kepada panitia pelaksana ujian keterampilan.
(Rifa Nadia Nurfuadah)