Share

Menengok Sistem Pendidikan di Jepang yang Patut Dicontoh

Talitha Nabila, Presma · Senin 28 November 2022 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 624 2716078 menengok-sistem-pendidikan-di-jepang-yang-patut-dicontoh-bIupJSo9kW.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Negeri Matahari Terbit merupakan julukan bagi negara Jepang. Sebagai salah satu negara termaju di Asia, banyak hal yang dapat kita contoh dari Jepang, tak terkecuali sistem pendidikannya.

Orang-orang Jepang sangat menjunjung tinggi pembentukan karakter dalam pendidikan. Hal ini bisa dilihat dari kebijakan pemerintah Jepang yang baru menerapkan ujian sekolah saat siswanya menginjak kelas empat.

Kebijakan itu dilakukan karena pemerintah Jepang lebih mengedepankan pendidikan mental dan karakter dibandingkan menguji kemampuan akademik.

Jadi, selama tiga tahun pertama di sekolah dasar siswa diajarkan untuk menghormati orang lain, bagaimana cara bersikap terhadap hewan, tumbuhan, dan lingkungan di sekitarnya, serta belajar untuk berempati.

Sekolah-sekolah di sana juga menjadikan seni tradisional seperti haiku (jenis puisi) dan shodo (kaligrafi jepang) sebagai pelajaran utama agar tumbuh rasa cinta dan bangga terhadap budaya tradisionalnya.

Pendidikan di Jepang membiasakan anak didiknya untuk menjadi mandiri sedari kecil.

Follow Berita Okezone di Google News

Sejak sekolah dasar, siswa-siswa Jepang sudah pergi ke sekolah sendiri dengan jalan kaki ataupun menggunakan transportasi umum.

Kebiasaan ini dilakukan untuk mengajarkan anak didik hidup mandiri dan berusaha menyelesaikan masalah sendiri.

Siswa Jepang tidak merasa takut untuk bertanya apabila tersesat atau kebingungan. Tentunya kebiasaan ini didukung dengan infrastruktur yang ramah pejalan kaki dan tingkat kriminalitas yang rendah sehingga para orang tua tetap merasa aman membiarkan anaknya pergi sendirian.

Penumbuhan sikap kemandirian juga dapat dilihat dari tidak disediakannya petugas kebersihan di sekolah agar para siswa dapat belajar bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan memupuk rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah.

Selain itu, siswa-siswa Jepang dididik untuk hidup disiplin dan terbiasa menghargai waktu sehingga jarang sekali ditemui siswa datang terlambat ke sekolah ataupun membolos.

Di samping waktu, para siswa Jepang juga selalu menghargai guru-guru mereka. Walaupun sistem pendidikan di Jepang lebih menekankan pada pembentukan karakter, bukan berarti siswa-siswa disana menjadi malas untuk belajar.

Pelajar Jepang pada umumnya bersifat ambisius dan tak mudah menyerah. Mereka bahkan tetap belajar di akhir pekan dan hari libur. Setelah sekolah pun mereka terbiasa mengikuti ekstrakurikuler atau lokakarya untuk mengisi waktu luang.

Demikian beberapa budaya atau kebiasaan pendidikan di Negeri Jepang. Mungkin tak bisa sepenuhnya kita tiru, tetapi dapat diambil nilai-nilai positif yang ada untuk terus membenahi pendidikan di Indonesia.

Talitha Nabila

Aktivis Persma Vonis FH Unpad

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini