Share

7 Tips Mengatasi Overthinking untuk Hidup yang Lebih Tenang dan Bahagia

Mutiara Pusva Anjani, Presma · Selasa 13 September 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 624 2666383 7-tips-mengatasi-overthinking-untuk-hidup-yang-lebih-tenang-dan-bahagia-tHhRBE5s3W.jpg Ilustrasi bebas dari overthinking/Unsplash

JAKARTA - Overthinking, kata yang satu ini pasti sudah sering kamu dengar, bukan? Mulai dari linimasa media sosial hingga menjadi topik pembicaraanmu bersama teman-teman.

Tapi, apa sih sebenarnya overthinking ini sendiri?

Secara sederhana, overthinking diartikan sebagai suatu kebiasaan ketika seseorang memikirkan sesuatu hal secara berlebihan, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi.

Penyebab yang dapat menimbulkan overthinking di antaranya mungkin pernah mengalami perasaan tidak nyaman seperti rasa sakit hati, penolakan di masa lalu, kekeceawaan, trauma di masa lalu atau bahkan kekhawatiran terhadap apa yang akan terjadi pada hari esok.

Sebenarnya, bagi sebagian orang overthinking mungkin dapat membantu karena membuat mereka lebih was-was dalam bertindak sebelum mengambil keputusan.

Meski demikian, ternyata overthinking juga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental kamu. Hal ini dikarenakan kamu memikirkan sesuatu secara berlebihan dapat membuang energi dan menimbulkan kecemasan, serta dapat menggangu kualitas tidur hingga produktivitasmu yang lain.

Follow Berita Okezone di Google News

Tak hanya itu, berdasarkan studi yang terbit pada Journal of Abnormal Psychology dikatakan bahwa terlalu memikirkan kesalahan di masa lalu dapat meningkatkan risiko gangguan mental.

Nah, masih mau overthinking? Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi overthinking, simak selengkapnya di sini, ya!

1. Jujur terhadap diri sendiri

Untuk mengatasi overthinking, hal penting yang harus kamu lakukan ialah jujur. Jujurah pada dirimu sendiri tentang apa yang membuatmu memikirkan sesuatu secara berlebihan.

Jujurlah terhadap apa yang membuatmu mengkhawatirkan hal tersebut.

Nah setelah jujur, mulailah evaluasi. Cobalah untuk menguraikan pikiran yang sudah kamu jujurkan tersebut dan berpikirlah dengan lebih jernih untuk mengambil langkah selanjutnya.

Dengan begitu, nantinya kamu akan bisa menemukan apa sebenarnya inti masalah yang membuatmu menjadi overthinking.

2. Ungkapkan pikiranmu

Cobalah untuk ungkapkan apa yang ada dipikiranmu. Kamu bisa menceritakannya kepada seseorang yang kamu percaya.

Mungkin saja orang tersebut pernah memiliki pengalaman terhadapa apa yang kamu pikirkan dan dapat memberikan solusi atau sudut pandang lain.

Jika mungkin kamu merasa sulit untuk mengungkapkan yang kamu pikirkan kepada orang lain, cobalah tuangkan lewat tulisan. Tumpahkan semua ke-overthinking-an kamu lewat tulisan.

Bisa di buku diary atau notes handphone. Yang terpenting, kamu bisa menyalurkan dan mengungkapkan apa yang ada dipikiranmu lewat hal positif.

3. Lakukan sesuatu yang berbeda

 

Tips ini bisa membantumu melupakan pikiran-pikiran yang ada di kepalamu.

Mengalihkan perhatian merupakan cara yang tepat bagi kamu yang suka overthinking.

Kamu bisa mencoba kegiatan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Misalnya saja bergabung dengan komunitas di tempat tinggalmu, berpetualang dengan teman atau sekadar menonton film dan memasak di rumah yang selama ini jarang kamu lakukan.

4. Beri batas waktu dalam mengambil keputusan

Overthinking biasanya dating ketika seseorang dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang besar.

Orang tidak mau salah dalam mengambil langkah, sehingga mereka akan terus memikirkan keputusan apa yang tepat.

Cara yang paling mudah agar kamu tidak overthinking adalah dengan menentukan batas dalam mengambil keputusan.

Dengan begitu, kamu memiliki waktu kapan harus memikirkannya dan kapan harus berhentu memikirkannya.

5. Tantang ketakutanmu

Rasa takut bisa menghambat keberhasilan seseorang. Kamu ngga bisa mempertimbangkan hal lain jika terus memikirkan hal-hal yang membuatmu takut mengambil langkah.

Tantang ketakutanmu itu dengan cara memberi reward untuk dirimu sendiri jika kamu berjasil melawannya.

Dengan begitu, kamu tak akan tenggelam dalam rasa takut yang berlarut-larut.

6. Jika belum berhasil, ubah ketakutanmu menjadi sebuah antisipasi

Jika overthinking datang saat kamu akan mengambil keputusan, coba deh buat list apa yang kamu takutkan.

Setelah itu buat rencana untuk mengatasi ketakutan-ketakutan tersebut. Hal ini juga membuatmu terbiasa untuk menghadapi berbagai situasi buruk.

Rencana cadangan akan membuatmu lebih nyaman dan tidak takut lagi menghadapi hal-hal yang belum pasti.

7. Fokus pada hal yang bisa kamu kendalikan

Tidak semua hal di dunia ini bisa kamu kendalikan. Untuk itu, hindarilah overthinking dengan memfokuskan diri pada hal-hal yang bisa kamu kendalikan saja.

Misalnya kamu khawatir terhadap siding skripsi yang akan berlangsung besok.

Kamu memikirkan “Bagaimana kalau saya tidak bisa mempresentasikan dengan baik?” atau “Bagaimana kalau saya belum diluluskan?” atau pikiran lainnya.

Daripada memfokuskan pikiran terhadap hal tersebut yang belum tentu terjadi, alangkah baiknya alihkan dengan fokus pada hal yang bida kamu kendalikan terlebih dahulu seperti lebih percaya diri dan mempersiapkan segala hal dengan sebaik mungkin, berlatih untuk mempresentasikam skripsi dengan baik dan pastikan dengan tenang.

Jika kamu hanya fokus pada hal yang tidak bisa kamu kendalikan, kamu akan terjebak dan justru tidak bisa menemukan solusi terbaik dari kekhawatiranmu. Jadi, berpikirlah sewajarnya dan lakukan apa yang bisa kamu kendalikan.

Nah, karena overthinking bisa berdampak buruk untuk kesehatan mental bahkan fisik dan produktivitas kamu. Yuk lebih sayangi dirimu dengan menanamkan pada diri sendiri untuk meninggalkan dan menjauhkan diri dari overthinking. Katakan “Bye Overthinking!”

Mutiara Pusva Anjani, mahasiswa aktivis Persma Aklamasi Universitas Islam Riau (UIR)

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini