Share

Pemerintah Kaimana Papua Kirim 62 Mahasiswa untuk Kuliah di Sejumlah Perguruan Tinggi

Natalia Bulan, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 65 2644766 pemerintah-kaimana-papua-kirim-62-mahasiswa-untuk-kuliah-di-sejumlah-perguruan-tinggi-7czMA135qn.jpg Pemerintah Kaimana Papua kirim 62 mahasiswa untuk kuliah di sejumlah perguruan tinggi/Antara

KAIMANA - Pemerintah Kabupaten Kaimana, Papua Barat tahun ini mengirim 62 calon mahasiswa untuk kuliah di sejumlah perguruan tinggi dengan biaya yang ditanggung APBD dan MUI setempat.

Pelepasan 62 calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi di sejumlah perguruan tinggi ini dilakukan oleh Bupati Kaimana Freddy Thie pada hari Senin (8/8/2022) di Kaimana.

Dari 62 pelajar yang mendapatkan bantuan pendidikan dari Pemkab Kaimana dan MUI Kaimana itu, 85 persen di antaranya merupakan pelajar asli Papua.

Mereka akan melanjutkan pendidikan ke Institut Pertanian Bogor (IPB) sebanyak delapan orang, UIN Salatiga 20 orang, UIN Pekalongan tujuh orang, IAIN Kudus tujuh orang, ITS NU Pekalongan lima orang, dan mahasiswa program Afimasi Pendidikan Tinggi (Adik) sebanyak 15 orang.

Bupati Freddy Thie mengatakan pendidikan merupakan jalan utama mewujudkan manusia yang cerdas dan berkualitas.

Oleh sebab itu, intervensi pemerintah daerah dalam bidang pendidikan tidak dapat dibatasi hanya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, namun harus sampai jenjang pendidikan tinggi dengan memperhatikan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu juga sesuai visi misi Bupati-Wakil Bupati Kaimana, ketika selain optimalisasi layanan pendidikan dasar sebagaimana termuat dalam misi kedua, juga ditempatkan pendidikan tinggi dalam salah satu dari 18 program prioritas.

"Saya ingin menyediakan akses yang luas bagi putra-putri Kaimana untuk menempuh pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan instrumen lainnya seperti penyediaan bantuan bagi mahasiswa," kata dia.

Ia mengatakan upaya yang dilakukan pemkab saat ini amanat UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus, yakni pada pasal 56 ayat (6) huruf a yang bunyinya mengalokasikan anggaran pendidikan sampai pendidikan tinggi bagi orang asli Papua.

Penyediaan akses jenjang pendidikan tinggi bagi putra-putri Kaimana akan berimplikasi pada meningkatnya capaian indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan.

Bupati Freddy meminta para pelajar tersebut dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik agar dapat meningkatkan kapasitas diri, membanggakan keluarga serta dapat berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Kaimana ke depan.

Kepada para orangtua, ia mengajak mereka terus memberikan dukungan selama anak-anaknya menempuh pendidikan.

Pelepasan mahasiswa ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Donald Wakum, Wakapolres Kaimana Kompol Mapparenta, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Ray Ratu Come, Ketua MUI Kaimana Zein Farisa, dan para pimpinan OPD setempat serta pada orangtua.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini