Share

Binus Gandeng Jepang Buka Prodi Teknik Robotika dan Otomotif

Alyssa Nazira, Okezone · Selasa 14 Juni 2022 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 65 2611342 binus-gandeng-jepang-buka-prodi-teknik-robotika-dan-otomotif-FXV39uIldl.jpg Ilustrasi okezone

JAKARTA – Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat. Hal ini pun berdampak kepada pemilihan jurusan di perguruan tinggi dimana makin banyak siswa memilih jurusan Teknik Robotika.

(Baca juga: 10 Kampus Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia, Ada ITB, Telkom University hingga Unpad)

Melihat perkembangan itu, Binus University menggandeng ASO College Group dari Jepang untuk mengembangkan kompetensi lulusannya agar lebih mampu menghadapi integrasi regional maupun global di masa mendatang.

“Binus ASO School of Engineering (BASE) memberikan pendekatan pembelajaran yang personal dan adaptif untuk mendidik putra dan putri terbaik bangsa sebagai engineer, yang hingga saat ini memiliki employment rate mencapai 100 persen,” ujar Dekan Binus ASO School of Engineering, Ho Hwi Chie, Selasa (14/6/2022).

ist

Dok: Binus

Pihaknya membuka 3 program engineering yang mengusung pendekatan state-of-the-arts. Selain itu, kampus teknik terbaru dari Binus ini juga hadir dengan konsep lingkungan interaktif yang menerapkan budaya Jepang.

“Program bakal disampaikan dalam bahasa Inggris dan Indonesia, dengan pengajar bahasa Jepang dan Indonesia yang sudah berpengalaman. Prodi yang dibuka yaitu, automotive dan robotics engineering (ARE),” jelas Ho Hwi Chie.

Dalam praktiknya, para mahasiswa akan diajak untuk mempelajari berbagai keterampilan teknis khusus. Program ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan skill pembuatan prototipe, desain jaringan komputer perusahaan, pemrograman robot industry dan lain sebagainya.

“Untuk mengoptimalkan konsep lingkungan belajar interaktif ala Jepang, program ARE telah didukung beberapa fasilitas modern, antara lain Lab Komputer, Lab Fisika, Lab Elektronika, Lab CAD 2D & 3D, Lab Drafting 2D, Lab Manufaktur, dan Lab Robotika,” ulasnya.

Pihaknya juga membuka program Product Design Engineering yang bertujuan untuk meningkatkan skill mahasiswa dalam mengembangkan konsep desain dan mengubahnya jadi produk yang lebih inovatif dan fungsional.

“Dalam hal ini, produk yang dihasilkan bisa berupa peralatan otomotif, alat kebutuhan sehari-hari yang diperlukan masyarakat atau industri, serta aksesori mobil,” ucapnya.

“Kita juga mengeluarkan program Business Engineering menawarkan cakupan belajar yang luas. Karenanya, jurusan ini dapat memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan skill yang beragam, yang tentunya akan berguna untuk jenjang karier mereka di masa mendatang,” demikian disampaikan Wiwik, panggilan akrab Ho Hwi Chie.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini