Share

Indonesia-Singapura Sepakati 5 Program Kerja Sama Bidang Pendidikan

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Jum'at 28 Januari 2022 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 65 2539206 indonesia-singapura-sepakati-5-program-kerja-sama-bidang-pendidikan-59FT9aOuo3.jpg Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menandatangani naskah Pengaturan Kemitraan Sumber Daya dengan Singapura (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Pendidikan Singapura, Chan Chun Sing secara sirkuler menandatangani naskah Pengaturan Kemitraan Sumber Daya di Jakarta dan Singapura.

Penandatanganan naskah ini menjadi salah satu deliverables yang disampaikan pada pertemuan tingkat tinggi Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura 2022 di Bintan, Kepulauan Riau, pada 25 Januari 2022.

Menteri Nadiem mengatakan pengaturan ini merefleksikan usaha bersama Indonesia dan Singapura dalam memperkuat kerja sama bilateral di bidang pendidikan dan persahabatan di antara kedua negara.

“Dengan kerja sama ini tentu tujuan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten, yang siap menghadapi tantangan global tentu akan lebih cepat terealisasi,” ujar Nadiem melalui siaran pers, Kamis (27/1/2022).

 Baca juga: Sejumlah Tokoh Tak Masuk Kamus Sejarah Indonesia, DPR Akan Panggil Nadiem

Penandatanganan Pengaturan Kemitraan ini menandai bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan.

“Ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan program Merdeka Belajar seperti Kampus Merdeka, pertukaran pelajar dan mahasiswa, peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah, dan akselerasi kualitas pendidikan vokasi,” ucapnya.

Baca juga:  Ini Penjelasan Istana soal Kabar Mendikbud Nadiem Terdepak

Melalui penandatanganan naskah ini, Menteri Nadiem dan Menteri Chan Chun Sing menyepakati lima program kerja sama di bidang pendidikan. Pertama, pelatihan bagi para kepala sekolah, guru, dan pelatih untuk mendukung pengembangan kemampuan pada sistem sekolah di Indonesia.

Kedua, pelatihan bagi tenaga pendidik untuk mendukung pengembangan kemampuan dalam pendidikan dan pelatihan teknik kejuruan (technical and vocational education and training ¬– TVET) serta sistem di universitas.

Ketiga, membangun jejaring antar universitas di Indonesia dan Singapura dalam rangka memperkuat kolaborasi pertukaran mahasiswa dan staf, serta pelaksanaan program pascasarjana dan penelitian.

Keempat, membentuk perjanjian mobilitas pemuda untuk memfasilitasi mobilitas siswa lintas batas. Kelima, menciptakan peluang baru bagi pertukaran pelajar TVET untuk mempromosikan pembelajaran bersama dan apresiasi budaya.

Pengaturan kemitraan ini akan berlaku untuk lima tahun mendatang mulai tanggal 24 Januari 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini