Share

Habis Masa Periodesasi, Jabar Kembalikan Ratusan Kepsek SMA/SMK/SLB Jadi Guru Biasa

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 14 Desember 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 14 624 2516734 habis-masa-periodesasi-jabar-kembalikan-ratusan-kepsek-sma-smk-slb-jadi-guru-biasa-498MblrrDK.jpg Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melantik ratusan Kepsek SMA/SMK/SLB baru di Jabar (Foto: Pemprov Jabar)

BANDUNG - Menyusul habisnya periodisasi jabatan kepala sekolah (kepsek) yang diemban, Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengembalikan ratusan kepsek  SMA/SMK/SLB menjadi guru biasa.

Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menjelaskan, upaya tersebut dilakukan pihaknya sebagai realisasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Pasal 12 tahun 2018 tentang Penugasan dan Periodisasi Kepala Sekolah.

Dedi mengatakan, upaya tersebut diwujudkan dengan telah dilantiknya 479 kepsek SMA/SMK/SLB baru se-Jabar oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, belum lama ini.

Baca juga: Wagub Jabar Menuntut Ilmu Harus Ada Guru

"Ratusan kepala sekolah yang dilantik akan menggantikan posisi kepala sekolah yang sudah habis masa periodesasinya. Mereka yang habis masa periodisasinya akan kembali melanjutkan tugas sebagai guru pada satuan pendidikan di ruang lingkup dinas pendidikan," jelas Dedi di Bandung, Senin (13/12/2021).

Dedi menegaskan, selain bertugas menjadi guru, kepsek yang sudah habis masa periodesasinya itu diminta terus membantu terlaksananya program pendidikan yang sudah ada dan memberikan pendampingan kepada kepsek baru. Sehingga, kata Dedi, para guru tersebut bisa membantu menjalankan program yang ada di bidang-bidang pada basis sekolah yang berada di wilayahnya.

 Baca juga: 6 Petugas Ronda yang Keroyok Kepsek di Rumah Selingkuhannya Ditangkap Polisi

"Saya masih membutuhkan pengalaman yang dimiliki. Kita masih butuh tenaga mereka menjadi konsultan guna membantu bidang-bidang di disdik dalam percepatan program di wilayahnya. Jadi, suatu saat bisa datang ke Kantor Radjiman (Disdik Jabar) walaupun penugasannya sebagai guru," kata Dedi.

Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Iwan Hermawan mengapresiasi langkah Disdik Jabar mematuhi Permendikbud Nomor 6 Pasal 12 Tahun 2018 tentang Penugasan dan Periodisasi Kepala Sekolah.

"Periodesasi tersebut menjadi hal yang selalu diperjuangkan oleh FAGI," tegasnya.

Menurut Iwan, keputusan tersebut memberikan kesempatan kepada guru-guru lain yang sudah mengabdi di satuan pendidikan untuk menjadi kepsek.

"Positifnya memberikan kesempatan kepada guru-guru yang lain untuk menjadi kepala sekolah. FAGI juga dulu pernah menggugat Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung karena tidak melaksanakan periodesasi," kata Iwan.

Diakui Iwan, memang selalu ada dinamika atau polemik terkait keputusan penugasan atau periodesasi kepsek tersebut. Namun, Iwan kembali menegaskan bahwa hal itu sudah sesuai dengan aturan.

"Intinya itu sesuai dengan aturan karena dari dulu konsern FAGI untuk memperjuangkan periodesasi. Bahkan, dulu hanya dua periode kan, hanya yang istimewa yang bisa ke periode ketiga," kata Iwan.

Diketahui, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil telah melantik 479 pegawai negeri sipil (PNS) untuk jabatan kepsek. Dari 479 kepsek yang dilantik, 309 di antaranya hasil mutasi dan 170 sisanya merupakan penugasan baru.

Ridwan Kamil meminta seluruh PNS yang dilantik sebagai kepsek untuk segera bekerja dan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Dia pun menunggu berbagai inovasi muncul dari PNS yang dilantik.

"Ingat tadi sudah mengucapkan janji dan sumpah, saya tunggu prestasi-prestasinya. Jangan jadi follower (pengikut), tapi harus jadi leader (pemimpin). Harus banyak berinovasi jangan hanya modal mengikuti," tegasnya di sela pelantikan, Senin (6/12/2021) lalu. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini