Perjuangan Jerome Polin Sekolah Bareng Anak-Anak Crazy Rich, Ini Kisahnya!

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Rabu 08 Desember 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 624 2514009 perjuangan-jerome-polin-sekolah-bareng-anak-anak-crazy-rich-ini-kisahnya-lCZq6UfmXn.jpg Jerome Polin. (Foto: Tangkapan layar Youtube akun Deddy Corbuzier)

JAKARTA - Seorang YouTuber sekaligus generasi muda yang telah berprestasi di bidang pendidikan yakni Jerome Polin menceritakan dirinya pernah sekolah bersama anak-anak crazy rich atau orang kaya.

Hal tersebut diungkapkan Jerome langsung dalam podcast di akun YouTube Deddy Corbuzier.

Awalnya Deddy berbincang bersama Jerome tentang ciri khas negara Jepang. Kemudian dari situlah Jerome mengungkap bahwa dirinya ke Jepang bukan karena suka Jepang tetapi hanya karena beasiswa.

Baca juga: Kisah Inspiratif Jerome Polin, Beasiswa di Tokyo hingga Masuk Forbes Under 30


Baca juga: Jangan Terlewat! Beasiswa Kuliah Daring di ICE Institute Masih Dibuka hingga 20 Desember

Setelah itu mulailah ia menjelaskan bahwa dahulu saat sekolah dasar Jerome bersekolah bersama anak-anak crazy rich.

Diketahui pula berdasarkan penjelasan Jerome, ia bukanlah dari keluarga yang serba ada. Sejak kecil bahkan ia mendapatkan beasiswa untuk bersekolah. Hal tersebut juga diungkapkan Deddy.

"Dulunya orang sudah loh," ungkap Deddy di tengah pembicaraan podcast, dikutip Rabu (4/12/2021).

"Susah, untuk keluar negeri gabisa, untuk keluar liburan aja gabisa," jelas Jerome.

"Berarti tidak semampu orang-orang yang mampu menyekolahkan anaknya ke luar negeri," tambah Deddy.

Jerome pun menjelaskan bahwa dirinya bahkan baru sekali ke luar negeri saat itu berkat lomba paduan suara.

"Jadi aku pernah selama hidup ya, ke Korea itu pun lomba paduan suara, udah," katanya.

Mendengar hal tersebut Deddy merasa senang dan bangga.

"Gue seneng banget kalo ada orang sukses bukan karena orang tua tapi karena jalannya sendiri, look at you now, look at you know that," ungkap Deddy kepada Jerome.

Lalu Jerome menyambungkan pernyataan Deddy dengan menceritakan saat dirinya sekolah dasar bersama anak crazy rich.

"Dulu pas SD ya, jadi kan aku sekolahnya tuh nasional plus. Itu kan high class gitu kan sekolahnya, temen-temen aku crazy rich," ungkap Jerome.

Jerome juga mengaku ia bisa masuk di SD nasional plus berkat jalur beasiswa. Diketahui ia hanya membayar 10 persen saja ketika sekolah.

Beasiswa yang didapatnya, sebut dia, juga termasuk uang buku maupun seragam sekolah.

"Aku bisa masuk situ karena aku beasiswa, beasiswa itu kayaknya aku cuma bayar 10 persen," ucapnya.

Hal tersebut tentunya membuat Deddy yang mendengar terkejut. Selanjutnya Jerome juga mengungkapkan mentalnya sangat terbentuk di sekolah tersebut.

"Aku dengan keluarga yang seperti itu, temen-temen aku, lingkungan aku yang super kaya, jadi dari sana, mental aku terbentuk banget, mulai dari barang yang aku pakai, sepatu, dan lainnya beda banget kalau dibanding anak-anak yang sekolah itu," kata Jerome.

Meski pahit, hal tersebut tak membuat Jerome menyerah. Justru, membuatnya lebih giat belajar, agar bisa mengalahkan anak-anak crazy rich yang serba memiliki fasilitas mewah. Jerome juga selalu mengingat pesan orang tuanya.

"Orangtua ku bilang, kamu tidak boleh your confident, jangan dilihat apa yang kamu pakai, tapi apa yang kamu bisa lakukan, jadi hargai kepercayaan dirimu," ungkapnya.

"Saya juga tak bisa les (tambahan pelajaran), karena tidak ada uang. Sedangkan teman-teman aku les. Jadi harus bisa buktikan, bisa belajar dan rajin. Kalau kamu kalah juga di bidang edukasi dan pendidikan, kamu diremehkan, kamu tidak bisa bersaing, sudah ekonomi kalah, jadi kamu harus lawan," tambah Jerome.

 

Mendengar hal tesebut, Deddy juga sangat setuju dengan apa yang diungkapkan orang tua Jerome.

"Gue agree banget sama kata-kata orang tua lu, it's problem, gua merasa begini bahwa kadang-kadang ya ketika lu tidak memiliki fasilitas itu ada yang terjadi, dua itu, you down atau you berjuang (fight). And the think, when if you fight, it's nothing to lose, bro," ungkap Deddy.

Kini YouTuber kelahiran 2 Mei 1998 tersebut diketahui sedang menempuh pendidikan sarjananya di Unviersitas Waseda, Jepang yakni mengambil program studi (Prodi) Matematika Terapan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini