Kreatif! Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Becak Pembersih Jalan

Yudha Prawira, iNews · Selasa 28 September 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 65 2478224 kreatif-mahasiswa-untag-surabaya-ciptakan-becak-pembersih-jalan-NPAnvx3aF0.jpg Foto: MNC Media

SURABAYA - Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berinovasi dengan merancang becak sepeda yang dapat membersihkan atau menyapu sampah terutama botol plastik.

(Baca juga: Inovatif! Mahasiswa UB Ciptakan Krim Anti Jerawat dari Kulit Durian)

Alat yang diberi nama becak sepeda sapu sampah tersebut, terinspirasi dari masyarakat yang saat ini banyak menggandrungi gowes atau bersepeda di masa pandemi, yang kemudian dikaitkan dengan kebersihan lingkungan.

Becak sepeda sapu sampah tersebut merupakan hasil rancangan inovatif Sanusi, mahasiswa jurusan teknologi manufaktur Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

(Baca juga: Permudah Edukasi Hewan ke Siswa SD, Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Animal Detector)

Sepintas bentuknya memang menyerupai becak sepeda pada umumnya, namun yang membedakan, becak sepeda ini bukan mengangkut orang, melainkan mengangkut sampah, dan dapat menyapu atau membersihkan sampah secara langsung jika digowes saat berada di dekat sampah.

Dengan memasang sebanyak 15 buah sapu ijuk dibagian bawah becak sepeda, alat ini dapat menyapu sampah seperti botol plastik yang berserakan di lajur yang tengah dilewatinya. Dimana fungsi sapu depan menyapu sampah yang disampingnya agar dapat masuk ke bagian tengah, lalu didorong kebelakang masuk ke tempat penampungan.

Ide pembuatan alat yang masih membutuhkan pengembangan dan penyempurnaan ini terinspirasi dari antusias masyarakat yang masih tinggi untuk bersepeda di masa pandemi yang kemudian di padukan dengan isu kebersihan lingkungan,” perancang becak sepeda sampah, Sanusi, Selasa (28/9/2021).

Selain sapu ijuk, untuk bahan-bahan lainnya, Sanusi menggunakan rangkaian sepeda bekas yang dimodifikasi. “Butuh waktu 6 bulan dan biaya sekitar Rp3 juta untuk dapat merancang alat tersebut,” tutupnya.

Kedepannya alat ini akan terus dikembangkan agar dapat menampung banyak sampah dan lebih efisien dalam pengoperasiannya, sebelum di produksi massal dan dapat digunakan oleh masyarakat luas terutama di area perkampungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini