2.598 Pelajar di Kota Bogor Disuntik Vaksin Dosis Pertama

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 65 2449488 2-598-pelajar-di-kota-bogor-disuntik-vaksin-dosis-pertama-r299oPh4dq.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BOGOR - Sebanyak 2.598 dari 2.669 sasaran pelajar di Kota Bogor telah disuntik vaksin covid-19 untuk dosis pertama dari dua lokasi berbeda. Dua lokasi itu yakni di SMPN 5 Kota Bogor dan Gedung Puri Begawan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, untuk di lokasi SMPN 5 Kota Bogor tercatat ada 997 pelajar yang hadir dari 1.000 target sasaran yang teregistrasi pcare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 978 disuntik dan 19 pelajar ditunda karena berbagai alasan.

"Alasan yang ditunda karena demam 4 orang, batuk pilek 7 orang, penyintas belum 3 bulan 4 orang, sesak 3 orang dan kejang 1 orang. Kemudian KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi) 1 orang (pusing mual)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Baca juga:  Vaksinisasi Covid-19, Kota Bekasi Daftarkan 93 Ribu Pelajar SMP

Retno melanjutkan, untuk lokasi kedua berdasarkan laporan kegiatan Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 Tahun Bharadaksa 91 bekerjasama dengan PB HMI di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor tercatat 1.669 pelajar tingkat SMP dan SMA yang teregistrasi. Dari jumlah itu, sebanyak 1.620 pelajar sudah disuntik dan 49 lainnya tidak memenuhi syarat.

"Vaksinasi di SMPN 5 yang mengadakan dari Dinkes, kalau yang di Puri Begawan yang mengadakan Polresta dan HMI," pungkas Retno.

Baca juga:  34.682 Siswa Diproyeksikan Dapat Vaksinasi Covid-19 Secara Bertahap

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung sempat meninjau pelaksanaan vaksinasi, mulai dari screening, pemberian vaksin hingga observasi di dua lokasi vaksinasi pelajar tersebut.

"Kita ingin percepatan vaksinasi karena berpacu dengan waktu. Kota Bogor tengah menggenjot target vaksinasi, awalnya 5 ribu sampai 7 ribu per hari, diusahakan untuk mencapai 10 hingga 15 ribu per hari. Kita terus menyosialisasikannya," kata Bima.

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini