Share

Ketum Guru IPS se-Indonesia: Jangan Ragu dan Khawatir untuk Divaksin

Vitrianda Hilba Siregar, · Kamis 25 Februari 2021 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 65 2368110

Pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam rangka menyukseskan program vaksinasi juga disetujui oleh Santi Librayanti Oktadriani. Perwakilan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). “Kepala sekolah dapat menurunkan kebijakan vaksinasi ini ke lini di bawahnya,” demikian saran Santi yang mengaku sering mengikuti seminar seputar vaksinasi untuk memperkaya wawasan sebelum menerima vaksinasi hari ini.

Santi menyakini, jika program vaksinasi sukses dilakukan pada sektor pendidikan maka semakin cepat pembelajaran tatap muka dapat dilakukan. ”Karena kita sudah merindukan tatap muka,” ungkap Santi yang mengaku lega setelah mendapat vaksin.

Hal senada dituturkan Sekretaris Forum Guru Independen Indonesia (FGII), DPC Jakarta Barat, Esther Layas Sinuraya. Dia setuju PTK menjadi salah satu sasaran yang diprioritaskan mendapat vaksin. “Kita harus punya “tameng” supaya tidak menularkan Covid-19 ke murid-murid,” imbuh Esther sesaat setelah menerima sertifikat vaksinasi Covid-19.

Dia menyarankan, guna memaksimalkan kebijakan vaksinasi, baiknya orang-orang yang sudah divaksin, terutama dokter bisa membagi pengalamannya agar masyarakat lebih yakin terhadap vaksinasi. Hal ini sesuai dengan pengalamannya sendiri yang bertambah yakin untuk ikut vaksinasi setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

“Selain itu, di satuan pendidikan, kepala sekolah juga berperan penting dalam menyukseskan vaksinasi. Dia bisa menjadi contoh teladan bagi ekosistem pendidikan di sekolah,” ungkap Esther yang merasa dirinya baik-baik saja setelah divaksin.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini