Magang Kamu Berhasil Enggak? Cek 4 Tanda Ini

Vanni Firdaus Yuliandi, Okezone · Selasa 16 Oktober 2018 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 15 65 1964247 magang-kamu-berhasil-enggak-cek-4-tanda-ini-P2uPTk3uZZ.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Kamu baru saja mulai terbiasa dengan rutinitas magang kamu. Jika kamu merasa kurang tidur dan sering meminum kopi, jangan putus asa!

Bisa jadi itu tanda bahwa magang kamu berjalan lebih baik daripada apa yang telah kamu duga sebelumnya, terutama jika kamu sudah proaktif di tempat kerja.

Berikut adalah empat tanda bahwa kamu berhasil di masa magangmu yang telah dilansir Okezone dari Hercampus.com:

Baca Juga: 6 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Diterima di Perguruan Tinggi

1. Cocok dengan Budaya Perusahaan

Sekarang ini magang atau pelatihan untuk mahasiswa lebih kompetitif dari sebelumnya. Terkadang, kamu tidak akan diterima magang pada perusahaan pilihan pertamamu. Kamu tentu akan membayangkan bagaimana kamu akan menghabiskan waktumu selama magang. Jadi, jika kamu telah berhasil mencintai pekerjaan magang kamu sejauh ini hal itu merupakan pertanda bahwa ini akan berjalan baik.

Hal yang paling penting apabila bekerja di bagian-bagian tertentu perusahaan adalah bagaimana perusahaan berjalan untuk mencapai misinya. Budaya perusahaan terpancar melalui banyak faktor, mulai dari posting media sosialnya hingga kode berpakaian karyawannya. Perusahaan-perusahaan tertentu saat ini membanggakan pandangan inovatif mereka, sementara yang lain masih mempertahankan struktur hierarkinya.

kampus

Jika kamu setuju dengan misi perusahaan, ada banyak peluang yang lebih baik bahwa semua orang akan keluar dari magang akan lebih bahagia.

2. Rasa Tanggung Jawab Akan Tumbuh

Banyaknya tumpukan kertas di mejamu, itu pasti pertanda bahwa atasan kamu lebih memercayaikamu untuk mengerjakan tugas-tugas tersebut. Kamu akan melakukan pekerjaan yang sibuk, sebagai sebuah permulaan.

Kamu berada di sana karena suatu alasan. Jika kamu menemukan diri kamu menunggu hal-hal yang harus dilakukan, mintalah lebih banyak. Jangan takut untuk bertanya tentang apa yang seharusnya kamu lakukan. Lakukan hal-hal yang bisa kamu kerjakan.

Baca Juga: Revolusi 4.0, Mahasiswa Dituntut Pahami Literasi Baru

Jika kamu kewalahan dan stres, mintalah bantuan. Kamu tidak akan terbakar dengan tumpukan-tumpukan kertas setelah semuanya selesai! Perusahaan tahu pekerjaan apapun yang layak untuk mahasiswa magang dan tentunya yang mudah untuk dipahami.

3. Diperkenalkan kepada Seluruh Orang di Kantor

Apabila kamu tidak mau tahu orang-orang di sekitarmu tentu kamu akan menjadi orang yang bingung. Siapa pun dirimu, kamu mesti tahu sama pentingnya mengenal orang-orang di lingkungan kantormu.

 kampus

Meskipun berbicara sedikit kata mungkin tampak menakutkan, itu tidak bukanlah sebuah tantangan. Mulailah dari yang hal kecil seperti perkenalkan diri kamu dengan satu orang baru setiap hari dan tersenyumlah, hal itu akan mengubah hal kecil menjadi hal yang besar.

Membuat obrolan ringan adalah kuncinya. Kemungkinannya adalah kamu memiliki kesamaan dengan rekan kerjamu, apakah itu rasa es krim favorit atau pemain bola basket. Selain itu, jika kamu diperkenalkan kepada rekan-rekan tim lain atau diundang ke acara yang disponsori perusahaan, ada kemungkinan bahwa mereka mencoba untuk melihat apakah kamu sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan kantor atau masih malu-malu.

Baca Juga: Ada Institut Design Perhiasan, Apa yang Dipelajari?

Kamu tidak pernah tahu siapa saja orang yang kamu kenal mungkin kenal dan tentu kamu dapat terhubung dengan orang-orang yang bisa memberikan peluang yang tak terbayangkan!

4. Pendapat Kamu Dihargai

Orang-orang mengenali kamu, tidak hanya sebagai anak magang yang hanya bisa membuat kopi atau memfotokopi kertas, tetapi dengan cara seperti itu nama kamu yang sebenarnya selalu diingat. Orang-orang di perusahaan tentu mengenali kerja mu dan mereka tidak sungkan untuk meminta bantuan dari mu.

kampus

Menjadi seorang pekerja magang bisa terasa seperti lalat di dinding. Kamu sering pindah-pindah ke suatu bidang atau bagian yang tentu menurut kamu, kamu sama sekali tidak memiliki pengalaman itu sama sekali. Dibandingkan dengan beberapa ahli yang duduk di ruangan yang sama, mungkin kamu merasa tidak ada kontribusi dirimu dalam diskusi itu.

Jika pendapat kamu diminta untuk lebih baik lagi dalam pertimbangan maupun dalam proses pengambilan keputusan, itu tentu sesuatu yang bisa dibanggakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini