Siswa Asal Bogor Sulap Urine Manusia Jadi Pupuk Organik

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 29 Maret 2018 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 28 65 1879304 siswa-asal-bogor-sulap-urine-manusia-jadi-pupuk-organik-XNLR9QyHcb.jpg Foto: Putra Ramadhani/Okezone

BOGOR - Sekelompok siswa-siswi yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMP Negeri 6 Kota Bogor, Jawa Barat menciptakan pupuk organik yang terbuat dari air seni atau urine manusia.

Siswi kelas 8 SMP Negeri 6 Kota Bogor yang juga salah satu anggota KIR, Adinda Aisyah Lesmana mengatakan pupuk organik tersebut diberi nama 'Pourin' yang dicetuskan pembinanya, Rini.

Adinda menjelaskan proses pembuatan Pourin ini terbilang cukup mudah dan sederhana. Air seni yang mayoritas didapat dari pelajar laki-laki di sekolah tersebut dikumpulkan untuk kemudian diolah.

"Urin ditampung di wadah khusus kemudian dicampur sedikit air, cairan Efektive Microorganism 4 (EM4), dan sari kulit jeruk supaya tidak bau," kata Irvine, saat acara Gebyar Pendidikan SMP Kota Bogor, di Bogor Trade World (BTW), baru-baru ini.

Air seni yang sudah dicampur bahan-bahan tersebut didiamkan selama dua minggu sebelum di kemas ke dalam botol plastik. Menurutnya, Pourin dapat menyuburkan tanan terutama yang memiliki buah.

"Sudah diuji. Kami coba di tanaman cabai, tadinya hanya menghasilkan dua mangkok, tapi setelah disiram Pourin jadi lima mangkok. Kandungan dan rasa cabainya tetep sama, pedes juga," paparnya.

Adinda menambahkan, pada tahun 2016 inovasi dari kelompoknya ini pernah mendapat apresiasi dari mantan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Mereka pun juga pernah mengikuti lomba karya ilmiah remaja baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional.

Saat ini, pupuk organik tersebut belum dijual secara bebas ke masyarakat umum. Kelompoknya hanya menjual Pourin ke tamu yang datang ke sekolahnya.

"Setelah rapi dimasukan ke botol plastik, pupuk ini kami dijual Rp5 ribu per botolnya. Tapi kami belum pasarkan ke luar sekolah, baru ditawarkan ke setiap tamu yang datang ke sekolah saja," ungkapnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini