Ingin Sukses Lolos Wawancara Beasiswa LPDP? Simak Tips Berikut Ini!

Susi Fatimah, Okezone · Jum'at 26 Januari 2018 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 65 1850742 ingin-sukses-lolos-wawancara-beasiswa-lpdp-simak-tips-berikut-ini-64UL2kmoB1.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tahap terakhir dari semua proses seleksi substansi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah wawancara. Bobot penilaian sesi ini dianggap yang paling tinggi dan sangat menentukan sebuah kelulusan, sebab semua informasi yang sudah kamu berikan ke LPDP akan diverifikasi secara faktual bahkan akan dibahas lebih mendalam oleh tim penguji.

Format seleksi wawancara LDPD dilakukan dalam satu ruangan yang terdiri dari 3-5 kelompok tim penguji dan setiap kelompok tim penguji terdiri dari 3-5 orang.

"Sepengalaman saya kemarin, ada 4 kelompok tim penguji yang tersebar di beberapa titik ruangan. Setiap kelompok terdapat 4 orang penguji yang terdiri dari satu psikolog, satu orang utusan LPDP, satu orang pakar di bidang yang saya geluti (pakar politik), dan satu utusan pemerintah daerah," ujar Penerima Beasiswa LPDP 2017 Program Magister Luar Negeri, Shulhan Rumaru kepada Okezone, baru-baru ini.

(Baca juga: Tips Jitu Lolos Seleksi Esai Beasiswa LPDP)

Shulhan menjelaskan, setiap pewawancara akan memainkan perannya dengan bertanya secara mendalam sesuai tugas masing-masing. Terkadang, setiap pertanyaan secara psikis bisa mengintimidasi dan memecah konsentrasi peserta. Di sinilah dibutuhkan konsentrasi tingkat tinggi dan menjaga performa selama sesi wawancara dianggap sangat menentukan.

Berikut tips khusus menjalani proses wawancara beasiswa LPDP:

1. Bersikaplah sopan dan bersahabat selama proses wawancara. Semisal menyapa para interviewer sesaat setelah masuk ruangan dan jangan duduk sebelum dipersilakan. Namun jangan juga kamu bersikap sok akrab dan terlampau santun, sehingga bertingkah tidak wajar seperti menyapa interviewer dengan kata "anda/antum/ bro/ madam dll" atau tidak menatap wajah para pewawancara saat sesi ini berlangsung. Kamu akan dinilai tidak sopan dan tidak percaya diri.

2. Kuasai betul Curicullum Vitae (CV) kamu sesuai yang diajukan saat seleksi administrasi LPDP. Dalam seleksi wawancara, kamu akan ditanya seputar data diri secara lebih mendalam.

3. Berpenampilan rapi, menarik, dan terkesan formal. Sekalipun memakai kaos dan celana pendek juga dapat dikatakan rapi dan menarik tetapi itu terkesan tidak formal. Sebaiknya pakai celana panjang dan kemeja untuk laki-laki dan perempuan bisa menggunakan pakaian yang tidak memamerkan lekuk tubuh atau memakai hiasan berlebihan.

(Baca juga: 4 Tips Lolos Assessment Online Beasiswa LPDP)

4. Jawab setiap pertanyaan dengan tepat dan tidak out of topic. Artinya, jangan sampai saking bersemangatnya, kamu malah ngalor-ngidul dalam menjawab pertanyaan.

5. Jangan menyela pertanyaan yang diajukan interviewer sebelum pertanyaannya selesai.

6. Jawablah setiap pertanyaan dengan santai, tidak merekayasa jawaban, dan terlihat alami alias tidak terkesan menghapal jawaban. Secara spesifik, cobalah menjawab berdasarkan apa yang sudah kamu lakukan selama ini.

7. Jangan baper saat wawancara. Apabil ada pertanyaan yang sensitif, misalkan tentang hal yang memantik kesedihan-mu, sebaiknya jawab dengan ekspresi yang natural. Kecuali hal itu sudah terlalu berat, maka silakan menangis namun jangan sampai begitu terisak-isak. Hal ini bisa menggangu situasi wawancara dan menghabiskan waktu wawancara yang hanya 45 menit.

8. Cobalah cari tahu apa saja pertanyaan yang sering muncul pada saat wawancara LPDP.

9. Akhiri wawancara dengan kalimat penutup berupa terimakasih kepada para pewawancara dan izin pamit dari sesi tersebut.

10. Terakhir, lakukan simulasi wawancara dengan teman kamu untuk memaksimalkan performa pada saat seleksi wawancara yang sebenarnya.

Bagaimana jika gagal? Kamu jangan putus asa dan tetaplah mencoba terus. Kabar baiknya, LPDP tidak membatasi lagi berapa kali kamu boleh mengikuti tahapan seleksi hingga wawancara. Sekarang, kamu boleh terus mencoba meskipun berkali-kali gagal di tahapan wawancara.

Semoga sukses!

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini