Keren! Masayu & Nimas, Robot Cantik yang Pintar Menari Karya Mahasiswa Bandung

Susi Fatimah, Okezone · Jum'at 15 September 2017 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 14 65 1775907 keren-masayu-nimas-robot-cantik-yang-pintar-menari-karya-mahasiswa-bandung-k5sESRrJge.jpg Foto: Dok ITB

JAKARTA - Kreativitas mahasiswa tak ada habisnya. Salah satunya yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menciptakan robot tari yang cantik. Robot tersebut diberi nama Masayu dan Nimas.

Robot ini sebelumnya pernah diikutsertakan dalam Kompetisi Robot Indonesia (KRI) 2017 beberapa waktu lalu. Robot karya Tim Dago Concordia ini diciptakan oleh mahasiswa dari berbagai keilmuwan yang beranggotakan Adi Sutowijoyo, Megah Derlian. S, Hasna Shalihah, Fathur Ichwanuttaqwa, Farida Sunar Primastuti, Dzar Bela .H, Furqon Aji .Y, Chessa Nur, Bernard Renardi, Khayima Arnisti, Kavita Nur F., Yunisa Rahmah, Anggi Jasmine, dan Muhammad Daud.

Ketua Lembaga Kemahasiswaan, Dr. Eng Sandro Mihradi menuturkan robot pertama buatan tim Dago Concordia merupakan hasil pengembangan, namun saat ikut kompetisi di KRI 2017 robot tari ini dibuat dari nol.

โ€œTema KRI 2017 untuk kategori Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) yakni tarian Gending Sriwijaya. Gerakan tari tersebut cukup kompleks, sehingga kami cukup kesulitan dalam pengaturan gerakan robotnya agar bisa lebih sesuai,โ€ ujar Sandro seperti dilansir dari laman ITB, Jumat (15/9/2017).

Robot yang termasuk dalam jenis robot Humanoid (menyerupai manusia) ini memiliki keunikan, khususnya dalam tingkat derajat kebebasan gerakan. Ia menuturkan, jika umumnya robot humanoid memiliki derajat kebebasan sebanyak kurang lebih 20 namun, pada robot tari ini derajat kebebasannya bisa mencapai 26 gerakan.

Robot Masayu dan Nimas, lanjut dia, memiliki sensor suara yang cukup sensitif. Sehingga ketika panitia menyetel musik, maka kedua robot berwajah cantik itu langsung melakukan gerakan khas Gending Sriwijaya.

โ€œUntuk penilaian kompetisinya, robot harus secara otomatis bergerak saat diperdengarkan musik. Dan berhenti saat musik dimatikan. Penilaian lainnya, yakni soal sinkronisasi gerakan robot dan musik khas tari Gending Sriwijaya. Robot juga harus mampu melakukan gerakan tertentu di area yang ditentukan panitia,โ€ jelasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini