Share

Duh! Drainase Buruk, Dua Sekolah di Padang Terpaksa Pulangkan Muridnya

Rus Akbar, Okezone · Kamis 24 Agustus 2017 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 24 65 1762171 duh-drainase-buruk-dua-sekolah-di-padang-terpaksa-pulangkan-muridnya-JoaMAQ9ojC.jpg Foto: Rus Akbar/Okezone

PADANG - Hujan lebat hanya dua jam saja kawasan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat sudah dilanda banjir. Akibatnya, dua sekolah di kawasan tersebut terpaksa memulangkan muridnya yaitu SDN 17 Gunung Pangilun dan MAN Gunung Pangilun.

“Tadi yang datang hanya 15 orang, banyak murid yang diantarkan orang tua terpaksa balik ke rumah lantaran akses sekolah kita tidak bisa mereka tembus dan sekolah juga ikut kena banjir. Dengan jumlah tersebut akhirnya kita melapor kepada atasan dan memulangkan siswa ke orang tuanya,” ujar Kepala SDN 17 Gunung Pangilun Padang, Asmen, Kamis (24/8/2017).

Total seluruh murid di sekolah tersebut ada sekira 157 orang semuanya terpaksanya diliburkan. “Hujan lebat tadi sekitar pukul 06.00 WIB air naik pukul 08.00 WIB sampai ke dalam ruangan, kita sudah tinggikan sekolah ini namun tetap saja masuk,” katanya.

Kata Asmen penyebab banjir ini drainase yang buruk dan membuat air cepat naik di pemukiman warga dan mengenangi jalan dan sekolah.

Kepala MAN 2 Padang di Gunung Pangilun Amrizon juga membenarkan masalah ini, pasalnya sekolah yang dipimpinnya juga bernasib sama dengan SB 17 Gunung Pangilun. Akibat banjir yang melanda sekolah tersebut membuat proses belajar mengajar terganggu dan banyak siswa yang tidak masuk.

“Kalau di MAN ini banjir disebabkan drainese, di luar sendimen sudah tinggi dan kecil pula membuat akses air keluar sangat minim. Di sekolah kita sudah ada drainase yang baik tapi saat pembuangan di tepi jalan sendimennya sangat tinggi membuat air susah surut,” ujarnya.

Saat ini pihak sekolah tengah melakukan negosiasi dengan kelurahan RT dan RW di lingkungan tersebut. “Selesai pembicaraan itu nanti kita undang pak Wali Kota Padang untuk membicarakan ini,” ujarnya.

“Kalau banjir tadi sudah menganggu proses belaja (PBM) mengajar di MAN kita, namun (PBM) hari ini tetap jalan cuma ada beberapa orang anak kita yang tidak masuk karena akses dari berbagai tempat tidak bisa dilaluhi kendaraan,” imbuhnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini