Jimly Asshiddiqie: Kelulusan Bukan Berarti Berakhirnya Masa Belajar

Siska Permata Sari, Okezone · Sabtu 05 Agustus 2017 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 05 65 1750419 jimly-asshiddiqie-kelulusan-bukan-berarti-berakhirnya-masa-belajar-55PgEQPIOs.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Usai menempuh studi selama bertahun-tahun, lulus adalah satu kata yang ditunggu-tunggu. Lantas, acara wisuda merupakan pesta yang dirayakan setelah berjuang keras untuk lulus dari perguruan tinggi.

Namun, lulus dari perguruan tinggi bukan berarti masa belajar telah usai. Masih banyak hal yang perlu dipelajari seperti pengalaman diri, pengalaman orang lain, serta kehidupan itu sendiri.

Hal tersebut dikatakan oleh Prof Jimly Asshiddiqie  saat acara wisuda Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Sabtu (5/8/2017).

"Momentum wisuda ini bukan berarti berakhirnya masa belajar. Masih banyak yang bisa dipelajari, salah satunya tentang kehidupan," ujar akademisi Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina YPI Al-Azhar.

Sementara kini UAI telah melaksanakan wisuda ke-17 kalinya. Kali ini, acara wisuda tersebut dirayakan oleh 234 wisudawan UAI dari enam fakultas. Sebanyak enam wisudawan meraih gelar wisudawan terbaik di masing-masing fakultas. Lima di antaranya perempuan dan satu laki-laki.


Mahasiswa Berprestasi

Di wisuda kali itu, seorang mahasiswa jurusan Akuntansi didapuk sebagai wisudawan terbaik se-universitas. Gadis itu ialah Zulmiati Suhandari Putri yang berhasil meraih IPK tinggi yakni 3,84.

Dengan IPK tersebut, mahasiswi cantik itu lulus dan menyandang gelar cumlaude. Zulmiati juga tercatat menyelesaikan masa studinya secara tepat waktu yakni dalam jangka waktu empat tahun. Bukan hanya itu, mahasiswa berprestasi ini juga mendapat biaya kuliah penuh selama di UAI.

Tak hanya rajin di bidang akademis saja, rupanya Zulmiati juga kerap mengikuti kegiatan organisasi. Organisasi yang diikutinya itu antara lain Korps Himpunan Mahasiswa Fakultas Ekonomi (KMPS FE), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), World Assembly of Muslim Youth (WAMY), dan Al Azhar Youth Islamic Study Club (AYLI).

Sementara Rektor UAI Ahmad H Lubis juga menyatakan selamat kepada ratusan wisudawan yang berhasil menyelesaikan masa studinya tersebut.

Di kesempatan yang sama, ia juga mengaku bersyukur atas pencapaian prestasi yang diraih universitasnya. Salah satunya adalah sebuah peringkat perguruan tinggi nasional ke-54 dari 3.320 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Untuk ke depannya, kata Ahmad, ia juga akan melakukan ekspansi dengan membawa universitasnya tersebut menuju reputasi internasional.

"Kami berupaya untuk meningkatkan diri masuk ke 50 Best National Ranking serta mengupayakan agar UAI mendapat akreditasi perguruan tinggi peringkat A," tandasnya.

Acara wisuda kali ini juga menghadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang berkesempatan memberikan orasi ilmiah. Turut hadir pula Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi, Muhammad Suhadi selaku Ketua Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar, Mayjen TNI Jaswandi selaku Panglima Kodam Jaya Jakarta, dan para anggota senat.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini