Menyedihkan! Gedung Sekolah Hancur, Siswa Sinabung Belajar di Dalam Tenda

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 19 Juli 2017 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 19 65 1740048 menyedihkan-gedung-sekolah-hancur-siswa-sinabung-belajar-di-dalam-tenda-cQtvwxDHcE.jpg Foto: Wahyudi/Okezone

MEDAN - Sebanyak 81 orang siswa sekolah dasar (SD) di Desa Gung Pinto, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus belajar di luar ruangan dengan beratapkan langit, beralaskan tanah dan berdindingkan angin serta debu, saat hari pertama sekolah di tahun ajaran baru.

Hal itu terpaksa dilakukan karena bangunan sekolah mereka telah rusak akibat terdampak gempa bumi dan erupsi Gunung Sinabung beberapa waktu lalu. Tenda terpal yang sejak Januari 2017 lalu dijadikan tempat belajar sementara juga telah rusak diterpa angin.

Namun mulai besok, para siswa itu sudah kembali belajar di dalam tenda. Mereka bisa kembali belajar di dalam tenda setelah mendapatkan bantuan tenda baru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo.

“Ini (tenda bantuan) kita dirikan untuk jangka pendek. Kita berupaya bertindak cepat setelah kita mendapatkan informasi ada sarana sekolah di daerah kita yang rusak,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanael Perangin-angin.

Selain bantuan tenda ini, kata Natanael, pihaknya juga tengah menyiapkan bantuan jangka menengah dan jangka panjang untuk para siswa di SD Desa Gung Pinto. Mereka akan membangunkan ruang kelas sederhana dan ruang kelas permanen.

“Untuk jangka menengah rencananya kita akan mendapatkan bantuan dari Mercy Malaysia yang akan membangun ruang kelas sederhana untuk mereka. Ruang kelas itu nantinya akan digunakan selagi Pemerintah Kabupaten Karo menganggarkan pembangunan bangunan kelas permanen untuk mereka,” tandasnya.

Kepala Sekolah SD Desa Gung Pinto, Heriani Sembiring mengaku sudah berulangkali meminta bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karo, untuk segera memberikan bantuan sehingga kegiatan belajar-mengajar para siswa dapat berjalan lebih baik.

Sementara itu, Bupati Karo, Terkelin Sembiring Brahmana mengaku akan segera memperbaiki bangunan gedung sekolah tersebut.

“Iya tadi saya sudah dapatkan laporannya. Akan segera kita perbaiki,” tukasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini