Share

Libatkan Mahasiswa, Kampus Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Hambali, Okezone · Sabtu 22 April 2017 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 22 65 1674175 libatkan-mahasiswa-kampus-ajak-masyarakat-makmurkan-masjid-8LRfkobgmU.jpg (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dede Rosyada dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH, M Zainul Majdi, memberikan ceramah pada gerakan Safari Sabtu Subuh (S3) Berjamaah, yang digelar di Masjid Al Ikhlas, Jalan Labu 1, Sektor 1.6 BSD City, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (22/4/2017).

Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, tampak antusias mengikuti kegiatan yang dimulai sejak sekira pukul 04.00 WIB itu, termasuk kalangan santri dari beberapa pondok pesantren. Mereka tak hanya datang dari wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), namun juga dari beberapa daerah sekitarnya.

Dalam sambutan, Dede Rosyada menuturkan, kampus UIN secara kelembagaan akan mendampingi setiap kegiatan masjid yang ada di wilayah Tangsel. Menegaskan hal itu, dia pun akan mengerahkan mahasiswa dan dosennya untuk terjun langsung dalam memakmurkan masjid.

"Kini UIN Jakarta akan mendampingi setiap kegiatan di masjid-masjid, UIN mencintai masjid, UIN Back To Mosque. Dosen, mahasiswa, harus terjun memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan positif seperti Safari Sabtu Shubuh ini," kata dia.

Jika melihat awal sejarah agama Islam, sambung Dede Rosyada, masjid selalu dijadikan sebagai sentra pergerakan umat, khususnya untuk syiar sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Masjid harus menjadi episentrum pemberdayaan umat, membahas ekonomi, sosial, serta bidang-bidang yang bermanfaat bagi Islam dan masyarakat luas, sejarahnya seperti itu, dan UIN sebagai institusi pendidikan Islam mesti kembali mendampingi kegiatan seperti ini," sambungnya.

Sementara, TGH, M. Zainul Majdi memaparkan tentang konsep membangun suatu negara dengan menghidupkan masjid-masjidnya. Menurut Gubernur yang juga hafidz Alquran itu, konsep ‘Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur’ adalah hasil akhir, tergantung dari apa yang dilakukan oleh masyarakat di suatu negeri.

"Kalau mau negaranya makmur, sejahtera, dan dirahmati, membangunnya dari masjid-masjid yang ada. Kalau masjidnya penuh kegiatan, penuh jamaahnya, insya Allah Indonesia ini akan makmur," terang Zainul Majdi.

Ketua penyelenggara S3 Masjid Al-Ikhlas, Roziq Himawan, menjelaskan bahwa kegiatan Salat Subuh berjamaah akan terus di gelar di sejumlah masjid di Kota Tangsel. Selain memperkuat silaturahmi, harapan lainnya adalah untuk memperdalam syiar islam.

"Bangsa kita sudah merdeka 70-an tahun, tapi kesejahteraan masyarakatnya masih begini, berarti ada sesuatu yang kita lupakan. Dengan kegiatan S3 ini, kita mencoba merangkul kembali umat dalam jalurnya, karena masjid adalah pilar utama menuju kesejahteraan itu," ujar ketua DKM Masjid Al-Ikhlas itu. (ira)

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini