Dua Siswa Penyandang Disabilitas Ikuti Ujian Nasional di Ruang Berbeda

Rayful Mudassir, Okezone · Selasa 11 April 2017 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 11 65 1664569 dua-siswa-penyandang-disabilitas-ikuti-ujian-nasional-di-ruang-berbeda-Ie0I5Ax6id.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

BANDA ACEH - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA tidak hanya diikuti oleh siswa normal, namun siswa berkebutuhan khusus juga ikut menjadi peserta ujian nasional tersebut.

Dua orang siswa berkebutuhan khusus di SMA luar biasa Yayasan Penyantun Penyandang Cacat (YPPC), Gampong (Desa) Labuy, Kecamatan Ateuk Pahlawan, Banda Aceh turut mengikuti ujian nasional tersebut.

Dua orang siswa ini mengikuti ujian di ruang berbeda. Masing-masing siswa didampingi oleh dua orang pengawas. Satu panitia mengawasi di depan ruang, seorang lagi mendampingi siswa peserta Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Kepala Sekolah SMA LB YPPC, Kasidah mengatakan, dua orang siswa tersebut memiliki masalah fisik berbeda. Seorang autis, sedangkan satu lagi tunalaras. Selain didampingi, panitia juga menambah masa ujian karena mempertimbangkan psikologis siswa.

โ€œPanitia menemani siswa yang ujian. Nanti kalau kata hatinya merobek kertas kemudian dirobek, kan kasian, makanya ditemani. Mereka membacanya juga agak lama, jadi panitia menambah waktu, memberi dispensasi waktu untuk mereka,โ€ kata Kasidah di Banda Aceh, Selasa (11/4/2017).

Sekolah tersebut juga memiliki tujuh siswa lainnya, namun tidak menjadi prioritas untuk mengikuti UN. Kata Kasidah, ketujuh siswa itu merupakan penyandang tunagrahita. Penyandang tunagrahita memiliki masalah kecerdasan yang lemah, sehingga tidak diprioritaskan ikut UN.

Di samping itu, karena hanya diikuti oleh dua siswa, tidak ada pengawalan ketat dari petugas keamanan. Terlebih telah dibentuk susunan panitia yang mengawal jalannya ujian.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini