Share

Kemristekdikti Tambah Kuota Bidikmisi di Kampus Ini

Agregasi Antara, · Selasa 06 Desember 2016 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 06 65 1560057 kemristekdikti-tambah-kuota-bidikmisi-di-kampus-ini-gkB5LH6de5.jpg Salah satu mahasiswa penerima Bidikmisi (Foto: Okezone)

PADANG - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menambah kuota Bidikmisi di Politeknik Negeri Padang (PNP) Sumatera Barat, yang sebelumnya 260 menjadi 310 orang.

"Penambahan ini merupakan tahap kedua dari Kemristekdikti," kata Kepala Bagian Kemahasiswaan PNP, Maidar di Padang, Selasa (6/12/2016).

Penerima Bidikmisi PNP awalnya berjumlah 130 orang kemudian ditambah 130 lagi dan kini mendapat penambahan tahap kedua sebanyak 50 mahasiswa, ujarnya.

Ia mengatakan untuk proses penyeleksian calon penerima tambahan Bidikmisi tersebut sudah selesai dilakukan hingga tahap wawancara, dan sudah diputuskan siapa saja yang berhak menerima.

Ada ratusan mahasiswa yang mendaftar untuk mendapatkan Bidikmisi tersebut, namun karena keterbatasan kuota yang dipilih adalah orang yang benar-benar membutuhkan, sebutnya.

Maidar mengatakan calon penerima Bidikmisi akan ditinjau kembali untuk validasi data pihak penyeleksi akan datang langsung ke rumahnya dan melihat secara jelas apakah wajar atau tidak menerima beasiswa ini.

"Kami seleksi dengan ketat, agar Bidikmisi ini tepat sasaran dan tidak digunakan untuk hal-hal di luar urusan akademik," tambahnya.

Kemudian ia mengharapkan seluruh penerima Bidikmisi PNP agar menggunakan uang negara itu sebaik-baiknya supaya dapat memenuhi moto dari Bidikmisi itu sendiri yaitu menggapai asa, memutus rantai kemiskinan.

Sementara itu salah seorang mahasiswa Teknik Sipil PNP, Rahmi Awalul (20) mengatakan sangat terbantu dengan adanya dana bantuan Bidikmisi ini yang didapatnya pada penambahan tahap pertama.

"Saya tidak harus membayar uang semester dan uang pratikum lainnya, serta biaya hidup juga dikasih," kata mahasiswa asal Bukittinggi itu.

Ia juga mengharapkan penerima Bidikmisi ini harus lebih semangat belajar dan menggali ilmu karena sudah dibayarkan oleh negara.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini