Share

Penyebab Mahasiswa Tambah Boros di Bulan Puasa

Iradhatie Wurinanda, · Kamis 09 Juni 2016 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 07 65 1408734 penyebab-mahasiswa-tambah-boros-di-bulan-puasa-LJd2p5xKoh.jpg Foto: Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Bulan puasa menjadi salah satu momen mahasiswa untuk berhemat lantaran tidak perlu membeli makan siang atau jajanan lainnya. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Banyak mahasiswa yang merasa lebih boros saat Ramadan dibandingkan dengan hari biasa.

Nah, bagi kamu yang merasa lebih boros saat bulan puasa, mungkin beberapa hal di bawah ini menjadi salah satu penyebabnya.

1. Lapar mata

Saat puasa, mahasiswa memang tak perlu membeli makan siang. Namun, efek berpuasa seharian kerap membuat mereka ingin mengonsumsi berbagai macam makanan saat berbuka. Apalagi, biasanya di sekitar kampus banyak pedagang yang menjajakan beragam penganan. Hal tersebut membuat mahasiswa kerap lapar mata dan membeli berbagai makanan yang diinginkannya.

2. Banyak jadwal buka bersama

Buka puasa bersama menjadi salah satu aktivitas wajib saat Ramadan. Sebagai mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan atau komunitas, tentu jadwal buka puasa bersama pun menjadi banyak dan padat. Belum lagi ditambah buka puasa bersama teman kelas, teman kosan, hingga teman-teman semasa sekolah dulu. Pengeluaran pun bertambah karena biasanya agenda buka puasa bersama ini diselenggarakan di kafe atau restoran.

3. Malas masak sendiri

Bagi mahasiswa rantau atau anak kosan, masak sendiri menjadi cara efektif untuk menekan pengeluaran. Namun, di bulan puasa kebanyakan mahasiswa malas masak sendiri dan memilih beli makanan di luar. Hal tersebut tentu membuat pengeluaran membengkak.

4. Pulsa cepat habis

Saat ini berselancar di internet atau media sosial menjadi cara andalan untuk menunggu waktu berbuka puasa. Di sisi lain, kegiatan ini membuatmu menjadi boros pulsa. Pulsa yang bisa dipakai satu bulan pun tak cukup sehingga kamu harus membelinya lagi.

5. Persiapan hari raya

Tak sedikit mahasiswa yang mulai membeli baju atau sepatu baru untuk hari raya nanti. Sedangkan bagi mahasiswa rantau, mereka juga harus memikirkan biaya transportasi untuk pulang ke kampung halaman hingga menyiapkan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. (ira)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini