KRI 2016 Jadi Ajang Bela Negara via Inovasi

Nurul Arifin, Okezone · Jum'at 03 Juni 2016 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 03 65 1405582 kri-2016-jadi-ajang-bela-negara-via-inovasi-LcS0a1jf4m.jpg Nomor Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2016 di Surabaya. (Foto: ist)

SURABAYA - Kontes Robot Indonesia (KRI) 2016 yang digelar oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sebagai tuan rumah menjadi ajang adu kreativitas dan inovasi para mahasiswa. Keduanya merupakan bagian dari bela negara.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Prof Dr Intan Ahmad mengatakan, KRI memiliki esensi menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa melalui robotika. Di ajang ini para mahasiswa bisa beradu inovasi berbagai macam soal robot.

"Memacu kreasi dan berinovasi merupakan bagian dari bela negara," kata Intan dalam acara KRI 2016 di Surabaya Supermall Convention Center (SSCC), Surabaya Barat, Jumat (6/3/2016).

Intan menambahkan, dalam setiap kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Oleh karena itu, siapapun yang menang harus memilki winning attitude.

Dalam pembukaan KRI 2016, sebuah robot khusus karya EEPIS Robotics Research Center (ER2C) menampilkan atraksi pembukaan secara simbolis. Robot yang dinamai robot FloW itu beraksi dengan membawa bendera sambil berjalan seperti layaknya manusia dan menghampiri Intan Ahmad.

Sesampainya di depan sang dirjen, robot FloW dengan lugas berlutut dan menyerahkan bendera yang dibawanya sekaligus menandai dibukanya KRI 2016. Kompetisi ini berlangsung hingga 4 Juni 2016.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini