Share

Mahasiswa Semakin Minati Wirausaha

Agregasi Pikiran Rakyat, · Rabu 20 April 2016 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 20 65 1367688 mahasiswa-semakin-minati-wirausaha-wvYkKiZO0I.jpg foto: PR Online

SOLO - Populasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang mengembangkan usaha mandiri sambil kuliah setelah menyelesaikan mata kuliah kewirausahaan semakin banyak. Dalam sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PWM), di Aula Fakultas Pertanian UNS, akhir pekam lalu, lebih dari 400 mahasiswa menyatakan berminat merintis usaha sebagai wirausaha pemula.

Koordinator Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKWU) UNS,Eddy Tri Haryanto, menunjukkan lima mahasiswa UNS yang telah merintis usaha sebagai salah satu bukti efektifitas kuliah kewirausahaan di kalangan mahasiswa, Selasa, 19 April 2016.

Kelima mahasiswa tersebut, adalah Susantini (21), mahasiswa F-MIPA, bidang usaha Cafe Librairie, Achmad Murjadi (24), mahasiswa Fakultas Ekonomi, bidang usaha cokelat 45, Yuni Astuti (22), mahasiswa FKIP, bidang usaha kerajinan tas, serta Rahajeng Putri (22) dan Ratri Aminurasih (22), keduanya mahasiswa FKIP yang secara kelompok memproduksi busana muslim dan jilbab.

Kelimanya merupakan sedikit di antara penerima bantuan modal PMW dari Kemenristek Dikti pada 2015.

"Jumlah mahasiswa peserta PWM terus meningkat, pada tahun 2016 peminat sekitar 250-an saat ini menjadi 400-an mahasiswa. Dalam sosialisasi PMW kami tampilkan dua pembicara yang sukses setelah menerima dana hibah PMW, untuk memotivasi para calon wirausaha muda di kalangan mahasiswa," katanya kepada wartawan, dikutip dari PR Online, Rabu (20/4/2016).

Menurut Eddy, dalam PMW para mahasiswa yang proposal usahanya disetujui Kemenristek Dikti akan mendapat bantuan dana hibah untuk modal usaha sampai Rp 10 juta. Bagi mahasiswa yang usahanya sudah berjalan juga ada sumber dana hibah Kemenristek Dikti, yaitu dana inkubator bisnis berbasis teknologi (IBT) yang dialokasikan untuk pengembangan usaha, biaya branding, mengurus izin dan sebagainya.

"Kalau usaha para mahasiswa tersebut berkembang, dampak pada perekonomian nasional akan sangat besar. Apabila masing-masing mahasiswa tersebut mempekerjakan empat pekerja dengan gaji sesuai UMR, dalam setahun saja uang negara sudah kembali Rp 200-an juta dalam wujud pendapatan masyarakat," ujarnya.

Para mahasiswa yang dikunjungi Koordinator PPKWU di tempat usaha masing-masing itu, menyatakan, disamping mereka mendapat penghasilan besar dari keuntungan usahanya, juga bisa memberi penghasilkan bagi orang lain.

Susantini, misalnya, dalam usaha kafe yang khusus menyajikan kopi dan dia padukan dengan penjualan buku, melibatkan sedikitnya 10 orang untuk bekerjasama. Sedangkan Achmad Murjani dengan usaha minuman coklat yang konsumennya anak-anak muda, memberi peluang kepada orang lain untuk ikut membuka cabang usahanya.

Berbeda dengan keduanya, Yuni Astuti (22), yang memproduksi kerajinan tas dan kelompok Rahajeng Putri (22) dan Ratri Aminurasih (22), yang memproduksi busana, banyak memberi pekerjaan kepada tukang jahit. Bahkan, dalam memasarkan produk mereka juga melibatkan para pedagang yang mereka sebut reseller.

"Secara tidak langsung kami memang melibatkan banyak orang. Harapan kami setelah mapan dan menyelesaikan kuliah, kami akan mengembangkan usaha. Kalaupun harus bekerja sebagai guru, usaha juga tetap jalan dan berkembang," ujar Yuni yang berasal dari Matesih, Kabupaten Karanganyar.

M Riza Fuad Ashari, lulusan program Diploma III Desain Grafis, termasuk penerima dana PMW pada 2011 yang dalam sosialisasi tampil sebagai pembicara, mengamati, di antara peserta sosialisasi tersebut kalau 2-5 persen yang secara serius mengembangkan usaha pasti berhasil.

Pengamatan itu didasarkan pada sesi tanya jawab, banyak penanya yang berminat mengembangkan usaha dan sebagian besar sudah tampak potensinya.

"Dalam merintis usaha yang diperlukan keberanian menghadapi risiko. Kalau berminat menjadi wirausaha harus mampu bangkit dari setiap kegagalan," tutur pengusaha desain grafis "Laut Biru" itu.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini