Share

Rektor UNJ Tak Perlu Minta Maaf

Gunawan Wibisono, Okezone · Rabu 06 Januari 2016 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 06 65 1282308 rektor-unj-tak-perlu-minta-maaf-gXjlMn98io.jpg Foto: dok. Okezone

JAKARTA - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ronny Setiawan dipastikan akan bisa kembali berkuliah lagi di kampus tersebut. Masalah pemecatan atas dirinya dianggap selesai karena Rektor UNJ Prof Djaali sudah mencabut SK pemecatan atas Ronny.

"Rektor UNJ tidak perlu meminta maaf, pasalnya permasalahan tersebut hanya kurang komunikasi saja," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Kharis Almashari.

Kharis sendiri menghadiri rapat mediasi antara Djaali dan Ronny siang tadi. Dia menilai, kisruh pemecatan Ronny sebenarnya hanya karena kesalahan komunikasi antara kedua belah pihak dalam menangani berbagai masalah di kampus UNJ.

"Misalnya tentang gedung kampus yang akan dipindah, itu kan di pindah ke tempat yang lebih baik, cuma itu kan ada tahapan," ujar Kharis saat dihubungi, Rabu (6/1/2015).

Sebelumnya, Ronny dipecat rektor karena dianggap telah bertindak kejahatan berbasis teknologi, pencemaran nama baik, serta penghasutan yang dapat mengganggu ketenteraman dan pelaksanaan program yang dilaksanakan pihak kampus. Selain itu, pihak rektorat juga menganggap Ronny pernah mengancam Rektor UNJ dalam kapasitasnya sebagai Ketua BEM. Langkah ini dikecam banyak elemen masyarakat dan menjadi marak di media sosial dengan tanda pagar #SaveRonny.

Meski demikian, pertemuan mediasi antara Rektor UNJ Prof Djaali dan Ronny membuahkan lima poin kesepakatan. Salah satunya, rektor mencabut surat pemecatan tersebut.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini