Jangan Sampai Ada #SaveRonny Lainnya

Gunawan Wibisono, Okezone · Rabu 06 Januari 2016 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 06 65 1282295 jangan-sampai-ada-saveronny-lainnya-vXCTvNerqy.jpg Mahasiswa UNJ mengenakan pakaian hitam sebagai bentuk dukungan terhadap Ketua BEM UNJ Ronny Setiawan yang dipecat rektor. (Foto: Iradhatie W/Okezone)

JAKARTA - Kisruh pemecatan Ketua BEM UNJ Ronny Setiawan baru saja berakhir. Setelah proses mediasi, Rektor UNJ Prof Djaali akhirnya mencabut SK pemberhentian Ronny sebagai mahasiswa Pendidikan Kimia FMIPA UNY.

"Jangan sampai kejadian ini terulang lagi di institusi perguruan tinggi lainnya. Karena kehidupan kampus harus kondusif dalam kebebasan menyampaikan pendapat, berekspresi," kata Anggota Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/1/2015).

Reni mengaku prihatin atas pemecatan Ronny. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan, rektor sebenarnya tidak bisa memecat mahasiswa jika mereka melakukan aktivitas di dalam koridor kegiatan akademis. Apalagi, hal ini sesuai Pasal 77 ayat (2) huruf b UU Pendidikan Tinggi, terkait organisasi kemahasiswaan yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, kepekaan, daya kritis, keberanian, dan kepemompinan serta rasa kebangsaan.

"Tindakan subyektif rektor telah melanggar UU Pendidikan Tinggi," ujar Reni.

Semestinya, ujar Reni, pemberian sanksi terhadap mahasiswa dilakukan melalui mekanisme dan tahapan, mulai dari peringatan lisan, tertulis dan dilakukan pembuktian secara transparan. "Bila merujuk alasan pemecatan terhadap Ketua BEM tersebut, tentu rektor telah berlebihan melakukan tindakan pemecatan tersebut," katanya.

Sebelumnya, Ronny dipecat rektor karena dianggap telah bertindak kejahatan berbasis teknologi, pencemaran nama baik, serta penghasutan yang dapat mengganggu ketenteraman dan pelaksanaan program yang dilaksanakan pihak kampus. Selain itu, pihak rektorat juga menganggap Ronny pernah mengancam Rektor UNJ dalam kapasitasnya sebagai Ketua BEM. Langkah ini dikecam banyak elemen masyarakat dan menjadi marak di media sosial dengan tanda pagar #SaveRonny.

Meski demikian, pertemuan mediasi antara Rektor UNJ Prof Djaali dan Ronny membuahkan lima poin kesepakatan. Salah satunya, rektor mencabut surat pemecatan atas Ronny tersebut.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini