Share

Sosok Ketua BEM UNJ di Mata Mahasiswa

Iradhatie Wurinanda, · Rabu 06 Januari 2016 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 06 65 1282048 sosok-ketua-bem-unj-di-mata-mahasiswa-QoaQJYPTfy.jpg Ketua BEM UNJ Ronny Setiawan. (Foto: BEM UNJ)

JAKARTA - Saat ini media sosial (medsos) sedang digemparkan dengan aksi dukungan terhadap Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ronny Setiawan. Dia di-drop out (DO) dari kampusnya lantaran dinilai telah melakukan seruan bernada ancaman terhadap rektor. Hal tersebut menuai berbagai protes, hingga tuntutan agar rektor mencabut keputusan tersebut.

Sosok Ronny sendiri, menurut beberapa mahasiswa yang ditemui Okezone di UNJ, adalah pemimpin yang berwibawa. Selain kritis, dia juga dikenal sebagai pribadi yang religius.

"Bijaksana. Saya sering ikut diskusi juga dengan Kak Ronny. Apa yang dia bicarakan berdasarkan data yang sudah ditelusuri," kata mahasiswa UNJ bernama Anna, Rabu (6/1/2016).

Anna menjelaskan, kasus yang diangkat Ronny hingga membuatnya di-DO sudah menjadi banyak perbincangan di kalangan mahasiswa UNJ. Oleh karena itu, dia sangat mendukung jika Ronny ingin mengadakan audiensi dengan rektor perihal masalah-masalah tersebut. Sayangnya, sang presiden mahasiswa justru di-DO.

"Ronny selama jadi Ketua BEM memang vokal, dia banyak mengkritik, termasuk pemerintah, karena setahu saya juga bergabung di BEM Seluruh Indonesia (SI)," sambung mahasiswa lain bernama Nauval.

Mahasiswa semester lima ini berpendapat, Ronny termasuk apes saat aksi kritisnya mengakibatkan dia harus di-DO. Pasalnya, sebenarnya banyak mahasiswa UNJ lain yang kritis dan vokal terhadap kebijakan rektor selama ini.

"Tapi mungkin karena dia BEM, jadi massanya cukup banyak dan terlihat dibanding organisasi lain. Apalagi dia juga gabung di banyak organisasi mahasiswa jadi banyak yang mendukung," ucapnya.

Sementara Rara, meski bukan mahasiswa yang aktif di kampus merasa bahwa selama ini Ronny merupakan sosok pemimpin BEM yang bijaksana. "Orangnya baik dan peduli. Makanya saat dia kena musibah seperti saat ini banyak yang peduli dan dukung. Saya kurang tahu dengan kasus-kasus kampus, tapi kalau lihat cerita DO Kak Ronny itu sangat tidak setuju," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini