Share

Dukungan untuk Ketua BEM UNJ Terus Bergulir di Medsos

Afriani Susanti , Okezone · Rabu 06 Januari 2016 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 06 65 1281809 dukungan-untuk-ketua-bem-unj-terus-bergulir-di-medsos-xEIFkP1aM9.jpg Tampilan Twitter dengan tagar #SaveRonny. (ist.)

JAKARTA - Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Djaali memecat Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ Ronny Setiawan per 5 Januari. Ronny dianggap telah melakukan tindak kejahatan berbasis teknologi dan penghasutan yang dapat mengganggu ketentraman.

Meski demikian, dukungan terhadap sang presiden mahasiswa terus bergulir. Lini masa media sosial seperti Twitter pun ramai dengan postingan dukungan untuk Ronny. Bahkan, tanda pagar (tagar) #SaveRonny masuk daftar trending topic.

Salah satu tweep, @MufrihR_7 mencuit: Semangat terus rekan-rekan UNJ maju terus, kawal terus, kami ribuan mahasiswa akan selalu berada di belakang kalian. #SaveRonny

 

Komentar senada disampaikan akun @shrsrw: Semangat bang rony, sesungguhnya Allah selalu bersama org yg benar dan Allah itu maha Adil #saveunj #saverony.

‏@habib_praja juga mendukung Ronny dengan cuitannya:

YOU'LL NEVER WALK ALONE !!

#SaveRonny

#SaveUNJ

Cuitan lain yang bernada mendukung Ronny di antaranya:

‏@bagusraditya78

Harusnya suara mahasiswa menjadi pertimbangan untuk membangun negeri. Bukan suara mahasiswa untuk dilayangkan surat DO #SaveRonny #SaveUNJ

@Rakisdianrd

Kebenaran harus diungkap. Jangan sampai negeri ini mati demokrasi. Hidup mahasiswa! #SaveRonny #SahabatRonny

‏@habib_baihaqi

Jangan gentar kawan, kami brada di blakangmu. Kbenaran harus ttap ditegakan, Hidup Mahasiswa.!

#SaveRonny

@bem_unpad

@CilviaC

Aspirasi mahasiswa dibungkam ..1 per1 aktivis KAU singkirkn.entah mau jdi ap UNJ ini..Haruskh mnjatuhkan DO pd anak mu ayahanda ? #saveronny

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 5 Januari 2016, melalui surat dengan nomor 01/SP/2016 tentang Pemberhentian Sebagai Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, Rektor UNJ melakukan drop out kepada Ketua BEM UNJ Ronny Setiawan.

Ronny dipecat karena dinilai telah melakukan tindak kejahatan berbasis teknologi dan penghasutan yang dapat mengganggu ketentraman dan menyampaikan surat kepada Rektor UNJ yang bernada ancaman.

Nyatanya, Ronny menyampaikan surat permintaan audiensi mahasiswa UNJ kepada rektor untuk meminta keterangan atas berbagai masalah di kampus. Berdasarkan hasil Focus Group Discussion (FGD) yang dihelat mahasiswa 29 Desember 2015, ada tujuh masalah yang diusung mahasiswa dalam audiensi tersebut yaitu rencana pemindahan FMIPA, beasiswa, pengalihan BEM jurusan menjadi BEM prodi, uang kuliah tunggal (UKT), fasilitas parkir kampus yang tidak aman, kesimpangsiuran KKN, dan kasus pelecehan seksual oleh oknum dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini