Share

Setengah Abad, saatnya Pramuka Berubah

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2015 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 14 65 1196389 setengah-abad-saatnya-pramuka-berubah-RkamEjoaQH.jpg Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault. (Foto: Okezone)
SEJAK lahir 54 tahun lalu, Pramuka identik dengan seragam coklat, dasi merah putih dan sandi morse. Kini di era serba teknologi, sudah waktunya Pramuka berubah.

Pada 14 Agustus 1961, Presiden Soekarno memberikan pataka, panji-panji kebesaran Pramuka, kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Ketika itu, Bung Karno berpesan agar pataka tersebut disebarkan ke seluruh Indonesia, baik di desa maupun di kota.

"Ada 60 pandu-pandu kepemudaan yang kemudian disatukan dalam satu gerakan Praja Muda Karana (Pramuka). Ini cikal bakal Pramuka," ujar Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault ketika berbincang dengan Okezone di Taman Wiladaktika Cibubur, belum lama ini.

Adhyaksa mengakui, sejak kelahirannya hingga kini, Pramuka melekat pada beberapa generasi di Tanah Air. Namun, mereka yang lahir di era 1990-2000-an tidak tersentuh Pramuka. Bahkan, tidak memahami makna gerakan tersebut.

Hal itu pun menjadi salah satu tantangan yang dihadapi gerakan Pramuka saat ini. Karenanya, Pramuka pun meluncurkan tujuh strategi revitalisasi Pramuka, termasuk rebranding. Melalui rebranding, Pramuka ingin meningkatkan peran komunikasi publik melalui berbagai media; menampilkan wajah yang lebih muda dan segar hingga memberi tampilan seragam pramuka yang lebih menarik.

Rebranding, ujar Adhyaksa, membantu gerakan Pramuka agar lebih mudah diterima generasi 2000-an yang lebih banyak hidup di dunia maya. "Melalui berbagai aktivitas di media sosial, kami menunjukkan bahwa Pramuka itu asyik, senang, riang, gembira. Jadi mereka tidak merasa terpaksa masuk Pramuka," tuturnya.

Alumnus SMAN 3 Jakarta itu menilai, semua keterampilan dasar yang diajarkan Pramuka seperti mempelajari sandi, tali-temali hingga kemampuan bertahan di alam bebas tetap dipertahankan. Namun, pengemasan kegiatannya harus dibuat lebih menarik.

Sejak dimulai setahun lalu, proses rebranding Pramuka pun sudah menunjukkan hasil. Akun-akun media sosial gerakan Pramuka memiliki banyak pengikut. Setiap anggota Pramuka juga bisa meregistrasikan diri dan gugus depan mereka secara online. Tak hanya itu, Adhyaksa juga mengajak artis-artis yang aktif di Pramuka untuk menjadi pengurus gerakan.

Sesuai masa kepemimpinannya sebagai Ketua Kwarnas Pramuka, Adhyaksa pun menargetkan rebranding ini berjalan optimal selama empat tahun ke depan. Dia optimistis, Pramuka masih menjadi wadah paling efektif untuk merefleksikan revolusi mental Presiden Jokowi.

"Di sini ada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Darma pertama saja Ketakwaan dan Ketuhanan kepada yang Maha Esa hingga darma kesepuluh; suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Itu sangat luar biasa," tuturnya. (bersambung)


(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini