1.000 TKI & Diaspora Indonesia Berbagi Motivasi Kerja

Rabu 12 Agustus 2015 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 12 65 1194738 1-000-tki-diaspora-indonesia-berbagi-motivasi-kerja-FKIq3PAUxI.jpg Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P Marsudi (foto: Okezone)

JAKARTA – Sebanyak 1.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bertukar pikiran dengan Diaspora Indonesia. Pertemuan yang berlangsung di Djakarta Theater Jakarta, Selasa 11 Agustus 2015 juga bertujuan berbagi motivasi dan profesi.

Pertemuan ini merupakan yang terbesar antara ribuan TKI dan Diaspora Indonesia yang pernah diadakan di dalam negeri. Hal ini pun menandakan bahwa TKI di luar negeri memang bagian utuh dari Diaspora Indonesia di seluruh dunia.

Para TKI yang menghadiri pertemuan dengan Diaspora Indonesia datang dari berbagai daerah seperti Bandung, Serang, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan wilayah sekitarnya yang menjadi kantong TKI terutama sektor informal yang ditempatkan di berbagai negara tujuan seperti di Timur Tengah maupun Asia Pasifik.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, serta menghadirkan para pembicara dari kalangan Diaspora Indonesia dan TKI purna yang sukses.

“TKI adalah bagian tak terpisahkan dari Diaspora Indonesia, karenanya kerja sama antar-keduanya merupakan keniscayaan,” ujar Menlu sebagaimana dikutip Okezone dari laman Kemlu, Rabu (12/8/2015).

Tujuan pertemuan ini sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi kepada para TKI agar dapat sukses bekerja di dalam negeri, sehingga tidak lagi menjadikan TKI sektor informal di luar negeri sebagai pilihan profesi.

Langkah ini juga sebagai bagian dari kampanye penyadaran publik (public awareness campaign) terkait perlindungan WNI yang telah dicanangkan oleh Kemlu sejak paruh kedua tahun 2014.

Saling tukar pikiran antara ribuan TKI dengan Diaspora pun sebagai salah satu side events Kongres Diaspora Indonesia Ketiga (KDI III) yang diselenggarakan di Jakarta, pada 12 - 14 Agustus 2015.

“Berbagi pengalaman harus senantiasa digalakkan agar bisa saling belajar dan masalah TKI informal bisa direduksi,” ungkap Plt Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Lalu Muhamad Iqbal.

Di penghujung pertemuan, Kementerian Luar Negeri RI bersama BNP2TKI memberikan penghargaan terhadap TKI purna yang dinilai sukses di Tanah Air.

Penghargaan tersebut diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi TKI. Sehingga tidak menjadi korban eksploitasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ataupun korban kejahatan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini