Share

"Alhamdulillah, Anak Saya Lulus SBMPTN 2015"

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Minggu 12 Juli 2015 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 12 65 1180296 alhamdulillah-anak-saya-lulus-sbmptn-2015-10Jt9QZWL2.jpg Ilustrasi: suasana ujian SBMPTN. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - Bukan hanya peserta lulus SBMPTN 2015 yang berbahagia, orangtua mereka pun bernapas lega. Tidak heran, ujian tulis dan keterampilan ini ibarat seleksi lubang jarum, tingkat keketatan tinggi dengan peserta sangat banyak.

Tri Wahyuni adalah salah satu ibu yang bisa bernapas lega setelah anaknya, Shafira Widya Paramitha, lulus SBMPTN 2015. Si sulung, kata Tri, diterima di jurusan Manajemen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Wanita berjilbab ini mengaku senang dengan kelulusan Mitha mengingat dia sama sekali tidak mendaftar di kampus swasta. Selain itu, Mitha pun sempat gagal pada jalur undangan, SNMPTN, karena salah memilih kampus.

"Saya sarankan Mitha untuk menurunkan standar PTN ketika mendaftar SBMPTN karena saya tahu dia bisa dapat kalau menurunkan standar PTN-nya. Alhamdulillah, anak saya lulus SBMPTN 2015," tutur Tri, ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Meski diterima di Unsoed, Mitha masih menunggu hasil seleksi di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Jika lulus juga di UIN, maka Mitha akan memilih kampus di bilangan Ciputat itu.

Tri mengaku siap jika harus melepas Mitha merantau untuk kuliah. Salah satu alasannya adalah, ada keponakannya yang sudah lebih dulu menjadi mahasiswa Unsoed.

"Jadi enggak apa-apa, ada sepupunya di sana," imbuh Tri.

Kelegaan Tri belum sepenuhnya usai. Saat ini, dia juga sedang menunggu hasil seleksi mandiri yang dijalani anak keduanya. Si bungsu, kata Tri, merupakan siswa kelas akselerasi dan juga mengikuti SBMPTN 2015. Tetapi, nasibnya tidak sebaik kakaknya karena keketatan pada prodi dan kampus pilihannya terlalu tinggi. Kini mereka pun tengah menunggu hasil seleksi melalui jalur mandiri di berbagai PTN.

"Pokoknya berjuang terus. Semua program mandiri dicoba. Semoga tembus, karena kami enggak mencari kampus swasta," ujarnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini