Kenalan dengan 5 Tim Robotika Kampus Keren

Giovanni, · Selasa 02 Juni 2015 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 01 65 1158405 kenalan-dengan-5-tim-robotika-kampus-keren-1zpGFmKZ1A.jpg Unit robotika kian digemari mahasiswa dan makin banyak dimiliki kampus-kampus Indonesia. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA – Geliat perkembangan teknologi robotika mulai merasuk ke kalangan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Saat ini, makin banyak kampus yang memiliki unit khusus robotika.

Biasanya, mereka unjuk gigi dalam berbagai kompetisi robot, baik lokal maupun regional hingga tingkat nasional. Para jawara nasional yang berkompetisi dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) pun berkesempatan mewakili Tanah Air dalam kontes robot dunia.

KRI sendiri memperlombakan empat kategori yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) divisi beroda dan berkaki, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSI).

Berikut ini lima tim robotika berprestasi, berdasarkan daftar pemenang KRI 2014, seperti dirangkum Okezone, Selasa (2/6/2015).

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)

Torehan prestasi PENS di bidang robotika dimulai sejak 1991. Ketika itu robot BIMA X-1 menerima penghargaan Best Idea pada NHK Robot Contest di Jepang. Prestasi PENS di KRI pun tak perlu ditanyakan lagi. Bahkan, mereka berhasil mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah berhasil menjuarai kompetisi ini selama 11 kali berturut-turut.

Pada KRI terakhir, PENS berhasil menyabet juara II sekaligus penghargaan desain terbaik divisi KRAI, juara I divisi KRSBI, juara II divisi KRPAI kategori beroda dan berkaki, dan juara I di divisi KRSI.

Institut Teknologi Surabaya (ITS)

ITS rasanya tak mau kalah dari saudara kandungnya, PENS, dalam hal pengembangan teknologi robotika. Didirikan pada akhir 2009, pusat robotika yang bernaung di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS ini terus menorehkan prestasi. Pada KRI 2014 lalu, tim robotika ITS berhasil membawa pulang gelar juara I dan penghargaan strategi terbaik divisi KRAI,dan juara II divisi KRSBI.

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Unit Robotika ITB (URO ITB) lahir pada 19 Mei 2008. Sejak saat itu URO ITB fokus untuk dapat mengukir prestasi. Debut pertamanya dimulai pada 2008 ketika mereka mengikuti Kontes Robot Indonesia/Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRI/KRCI). Adapun pada KRI tahun lalu, ITB berhasil menyabet juara harapan 1 divisi KRSBI dan penghargaan artistik terbaik di divisi KRSI.

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Berdiri pada 25 Desember 2011 di bawah naungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rekayasa Teknologi (Restek) UNY, divisi robotika di kampus ini terus berusaha untuk dapat menorehkan prestasi. Robotic Club rasanya menjadi salah satu agenda wajib dalam rangka memanfaatkan potensi yang dimiliki mahasiswanya. Pada KRI 2014, tim robotika UNY berhasil mendapat dua penghargaan, yakni inovasi terbaik di divisi KRSBI desain terbaik KRPAI kategori robot berkaki.

Politeknik Bandung

UKM yang didirikan sejak April 2004 awalnya hanya ditujukan untuk dapat mengikuti KRI. Namun, unit ini kini semakin dikembangkan semenjak EVO113 mampu membawa mereka ke puncak keemasan di awal kelahirannya. Hal inilah yang juga membuat Politeknik Bandung (Polban) semakin serius dalam mengembangkan teknologi robotika. Pada KRI 2014 lalu, Polban berhasil meraih juara I di KRPAI kategori robot berkaki, dan juara II KRPAI kategori robot beroda.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini