Kurang Melirik Lulusan D3, Mindset Perusahaan Harus Diubah

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Rabu 20 Mei 2015 01:15 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 20 65 1152263 kurang-melirik-lulusan-d3-mindset-perusahaan-harus-diubah-oYMzhDEF96.jpg

DEPOK - Banyak perusahaan dalam proses rekrutmen karyawan selalu mengutamakan gelar sarjana, terutama dari universitas terkemuka. Padahal, lulusan vokasi yang bergelar Diploma 3 (D3) tidak kalah kualitasnya.

Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis meminta agar pola rekrutmen perusahaan yang tidak menerima lulusan D3 untuk diubah. Solusinya, ujar Anis, perguruan tinggi harus menjalin kerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dalam membuat peta profesi apa saja yang mampu dikembangkan.

"Kerjasama dengan pemerintah membuat peta apa saja profesi yang dapat dikembangkan, seperti perpajakan, masa harus S1 yang buat draft SPT tahunan? Itu kan enggak perlu S1, cukup keterampilan atau pelatihan. Lalu bagian keamanan, kan cukup D1 dan dilatih. Ataupun media bisa D3 dengan ikut pelatihan," jelasnya di Kampus UI Depok, Selasa (19/5/2015).

Anis menambahkan pelatihan profesi tertentu perlu diperbanyak berbasis track record pendidikan vokasi lulusan. Lulusan D3 dilatih terlebih dahulu hingga mendapat sertifikat. "Mindset perusahaan harus diubah jika tak terima level D3. Karena pada level tertentu ada yang memang butuh tenaga terampil seperti D3," jelasnya.

Anis menegaskan niat program vokasi sejalan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membutuhkan tenaga terampil. Anis menyesalkan jika lulusan vokasi terburu - buru mengambil keputusan melanjutkan program S1 karena tidak percaya diri hanya bergelar D3.

"SDM Vokasi mampu terampil dan diekspor ke luar negeri. Sertifikasi ini membendung mereka lanjut ke S1, sebab kalau vokasi lanjut ke S1 malah bubar semua percuma, mereka merasa S1 itu nilai tambahnya. Padahal cukup D3 tambahan sertifikat, kerja di luar negeri pun bisa malah lebih hebat dari S1. Gaji pun tak diukur dari gelar tapi dari skill," tegasnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini